Razia Kucing dan Anjing Liar di DKI Jakarta Ditunda

0
195
Foto : Istimewa

Jakarta, namalonews.com – Hewan seperti kucing dan anjing liar banyak  dijumpai di jalan-jalan perkampungan warga. Binatang berkaki empat tersebut mencari makan dari sisa-sisa makanan yang dibuang di tong sampah. Hal ini memicu kekhawatiran pemerintah akan munculnya penyakit rabies.

Pemprov DKI pun kemudian mencanangkan untuk merazia kucing dan anjing liar. Namun karena adanya polemik dari sebagian masyarakat, kegiatan ini akhirnya ditunda untuk sementara.

Karena banyaknya penolakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, kemudian meminta seluruh jajaran Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) menunda razia. Dalam akun Twitternya, Selasa (8/1/2019), Anies meminta Dinas KPKP melibatkan organisasi atau komunitas pencinta binatang.

Foto : Wikiwow

“Terkait polemik razia kucing, pagi ini saya instruksikan kepada Dinas terkait agar tunda kegiatan penangkapan, ajak bicara organisasi/komunitas pengelolaan binatang, lakukan kegiatan pengendalian bersama dengan komunitas,” tulis Anies dalam akun twitternya @Aniesbaswedan.

Sebelumnya, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas ( KPKP) DKI Jakarta Sri Hartati menjelaskan, kegiatan tersebut bukan razia melainkan sosialisasi penanganan hewan penular rabies (HPR).

Kegiatan sosialisasi tersebut nantinya akan diisi oleh pemberian informasi tentang tata cara memelihara hewan HPR. Karena bila masyarakat tidak tahu menanganinya, maka bisa membahayakan manusia.

Menurut rencananya, kegiatan sosialisasi ini akan dilaksanakan pada Selasa, 8 Januari 2019 dan dilaksanakan serentak di lima wilayah DKI Jakarta :

Jakarta Pusat:  Kelurahan Mangga Dua Selatan
Jakarta Utara: Kelurahan Sukapura
Jakarta Selatan: Kelurahan Ragunan
Jakarta Barat: Kelurahan Jelambar
Jakarta Timur: Kelapa Dua Wetan

Penulis : Gus Anto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here