Limbah Minyak Chevron yang Paling Banyak Cemari Indonesia

0
163
Foto : ist

Jakarta, namalonews.com – Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM mengungkapkan bahwa PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) adalah salah satu perusahaan migas dengan pencemaran limbah terbesar.

Iwan Prasetya, Sekretaris Ditjen Migas Kementerian ESDM menjelaskan, CPI adalah salah satu yang telah melakukan pencemaran yang masuk dalam data Tanah Terkontaminasi Minyak Bumi (TTM).

“Chevron itu 15 .000 pemboran sumur di Riau, tidak hanya pasir minyak tapi ceceran minyak ke tanah atau Tanah Terkontaminasi Minyak Bumi,” tuturnya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (21/1/2019).

Di wilayah Riau, limbah CPI sebanyak 27.275,6 ton minyak tercecer dan mengontaminasi tanah. Ada juga sebanyak 3.515 ton limbah sisa operasi.

“CPI sudah menyusun roadmap, bahwa terdapat 125 lokasi TTM yang perlu dipulihkan. 55 dalam proses, sementara 48 lokasi sisanya belum dapat diselesaikan,” terangnya.

Adhi Wibowo, Direktur Teknik dan Lingkungan Ditjen Migas menambahkan luasnya tanah yang terdampak dari limbah CPI lantaran luas operasi yang cukup besar.

“Ya karena luas saja, kan persentase dari luas kan. Kalau itu gede ya gede juga walaupun persentasenya kecil. Karena wilayah luas, apalagi sudah dari zaman Belanda kan, jadi kumulatif berton-ton itu,” terangnya.

Dari data Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian LHK, CPI menjadi salah satu perusahaan migas yang masih belum menyelesaikan sanksi administrasi atas pelanggaran lingkungan di Blok Rokan, Kabupaten Kampar.

Penulis : Thoriq Naghi Irawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here