Pinjaman Online Menjadi Aduan Terbanyak yang Diterima YLKI Sepanjang 2018

0
110
Foto : Journalbuzz.co

Jakarta, namalonews.com – Sepanjang tahun 2018, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menerima aduan sebanyak 564 aduan. Tercatat aduan paling banyak disampaikan oleh konsumen adalah sektor jasa keuangan, perumahan, dan pinjam meminjam online.

Aduan konsumen ke YLKI ini masih didominasi oleh lima sektor. Sebanyak 103 pengaduan masih berkutat pada sektor jasa keuangan, dan 98 aduan pada sektor perumahan.

Kemudian sebanyak 81 pengaduan terkait pinjaman online, 63 pengaduan soal telekomunikasi, dan 40 pengaduan terkait belanja daring (e-commerce).  Kelima aduan ini mengambil porsi 70,51 persen dari total seluruh pengaduan yang masuk ke YLKI.

Menurut Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi, Jumat (25/1/2019), jumlah aduan yang masuk pada tahun lalu sebenarnya lebih rendah dari jumlah aduan yang diterima pada 2017 sebanyak 642 pengaduan.

Ada beberapa hal yang menjadi turunnya kuantitas pengaduan tersebut. Pertama, banyak badan usaha yang sudah mulai berbenah dalam menghadapi keluhan konsumen.

Selain itu, kini sudah ada beberapa lembaga yang mengakomodasi kepentingan konsumen. Di samping itu, beberapa permasalahan konsumen juga diselesaikan melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK).

Tulus juga menyebutkan, peran media sosial yang dominan juga membuat masyarakat memberikan bisa memberikan pengaduan lewat daring. Meski demikian, tetap saja ada yang mengadu ke YLKI.

Penulis : Gus Anto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here