Terkait Kasus Ujaran Kebencian, Ahmad Dhani Divonis Hukuman 1,6 Tahun Penjara

0
137
Foto : Detik

Jakarta, namalonews.com – Dalam persidangannya Majelis Hakim PN Jakarta Selatan yang diketuai Ratmoho, menjatuhkan vonis 1,6 tahun kepada Ahmad Dhani, Senin (28/1/2019).

“Menjatuhkan pidana Dhani Ahmad Prasteyo alias Ahmad Dhani dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan, memerintahkan terdakwa ditahan, menerapkan barang bukti untuk dimusnahkan,” ujar Ketua Majelis Hakim Ratmoho.

Pentolan grup band Dewa 19 tersebut oleh majelis hakim dinyatakan terbukti bersalah dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian.

Hakim menilai twit Dhani di Twitter menimbulkan keresahan dan berpotensi memecah belah masyarakat. Hakim juga menilai Dhani sadar dan mempunyai peran dalam twit tersebut.

Sementara pertimbangan yang meringankan, hakim menyatakan Dhani belum pernah dihukum serta sopan dan kooperatif selama persidangan.

Vonis terhadap Dhani ini lebih ringan enam bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut Dhani dengan hukuman 2 tahun penjara.

Ahmad Dhani didakwa dengan pasal 45 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang ITE juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kasus Ahmad Dhani ini bermula saat dia mengunggahj cuitan di akun Twitter @AHMADDHANIPRAST yang nadanya dianggap menghasut dan penuh kebencian terhadap pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Akibat kicauannya tersebut, Dhani kemudian dilaporkan oleh Jack Lapian yang merupakan pendiri BTP Networks atas tuduhan ujaran kebencian. Pria berkepala plontos ini dianggap telah menuliskan pernyataan bersifat sarkastis pada akun Twitter-nya, @AHMADDHANIPRAST.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here