Masyarakat Korsel Pilih Pelihara Anjing Daripada Membesarkan Seorang Anak

0
96
Foto : Istimewa

Jakarta, namalonews.com – Sebuah fenomena saat ini tengah berkembang di Korea Selatan. Sejumlah warga disana tidak ingin memiliki anak karena biaya hidup yang terus meningkat. Mereka memilih memelihara anjing daripada harus membesarkan anak.

Dikutip dari laman Reuters, seorang warga Korsel, Kang Sung-il, selalu membeli mainan untuk Sancho, anjing peliharaannya setiap kembali dari perjalanan bisnis.

Pada Imlek 2019, anjing jenis Pomeranian itu mendapatkan hadiah baju seharga 50 dolar AS. Baju tersebut dibeli agar bisa dikenakan Sancho saat berkunjung ke rumah nenek atau ibu Kang Sung-il.

Kang dan istrinya sependapat kalau biaya untuk membesarkan anak-anak terlalu mahal dan banyak tekanan. Jadi, mereka lebih memilih untuk membanjiri Sancho dengan kasih sayang dan hadiah.

Foto : Istimewa

Data resmi dari pemerintah menunjukan, keluarga yang memiliki hewan peliharaan melonjak sampai 28 persen pada 2018.

Perkembangan ini membuat angka kelahiran negara tersebut menjadi yang terendah di dunia. Hal ini dipicu dengan tingginya biaya pendidikan, perumahan, serta kesibukan di tempat kerja.

Hal tersebut menjadi beberapa faktor yang menyebabkan angka kelahiran di Negeri Ginseng tersebut sangat rendah.

Saat ini orangtua di Korea Selatan harus menyediakan uang yang cukup untuk biaya sekolah sampai les khusus. Namun, mereka merasa senang meskipun menghabiskan uang sekitar Rp 1,25 juta per bulan untuk anjing peliharaannya.

Selain mahalnya biaya pendidikan, data dari Bank KB Kookmin menunjukan, rata-rata orang Korea Selatan harus menabung uang selama 12,8 tahun untuk membeli rumah kelas menengah.

Penulis : Gus Anto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here