Kampanye di Mushola, Caleg PAN Diduga Langgar Tindak Pidana Pemilu

0
135
Foto : ist

Jakarta, namalonews.com – Seorang caleg DPRD DKI Jakarta dari Partai Amanat Nasional (PAN), Nurhasanudin, serta seorang terlapor lainnya bernama Syaiful Bachri diduga telah melakukan tindak pidana pemilu berupa kampanye ilegal.

Pelanggaran tersebut disimpulkan setelah Gakkumdu (Penegakkan Hukum Terpadu) Bawaslu Jakarta Utara melakukan penyelidikan.

Sebelumnya, Nurhasanudin diduga melakukan kampanye di di Musholla Qurotul’ Ain RT 009/RW 003 Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (9/1/2019) lalu.

“Tim Gakkumdu melakukan pemeriksaan terhadap terlapor, saksi-saksi, barang bukti dan olah tempat kejadian perkara. Hasil penyelidikan Gakkumdu menyimpulkan Ia diduga telah melanggar ketentuan UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu,” ujar Ketua Gakkumdu Bawaslu Jakarta Utara, Benny Sabdo, Sabtu (9/2/2019).

“Dugaan pelanggaran yang dimaksud adalah pelaksana, peserta, tim kampanye pemilu dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan tempat pendidikan,” katanya.

Benny menjelaskan, pihaknya telah menerima surat tanda bukti laporan, yang terregistrasi dalam laporan Polisi No: STBL/03/K/II/2019/PMJ/RESJU, tanggal 8 Februari 2019.

Menurut Benny, kegiatan Nurhasanudin itu juga dikategorikan ilegal karena tidak memberi tahu Polres Metro Jakarta Utara.

“Kegiatan kampanye tersebut ilegal karena tidak ada pemberitahuan resmi kepada Polres Metro Jakarta Utara, tembusan kepada Bawaslu Jakarta Utara,” tutur Benny.

Dalam perkara ini, ia menjelaskan ada dua terlapor, yakni Nurhasanudin dan Syaiful Bachri. Kedua terlapor tersebut terancam dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp 24.000.000,00 (dua puluh empat juta rupiah).

Penulis : Muhammad Izzul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here