Puting Beliung Terjang Bener Meriah-Aceh, 21 Rumah Rusak

0
98
Foto : BPBA

Jakarta, namalonews.com – Angin puting beliung yang disertai hujan deras menerjang Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh pada Senin (18/2/2019) pukul 17.00 WIB. Akibatnya sebanyak 21 rumah warga di Desa Pante Raya Timur dan Wih Pesam, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah, rusak di bagian atap.

“Ada 21 atap rumah yang mayoritas dilapisi seng lepas berterbangan akibat puting beliung di Bener Meriah. Semua penghuninya untuk sementara mengungsi,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh, seperti dilansir Antara, Selasa (19/2/2019).

Menurut Teuku, peristiwa tersebut bermula ketika hadirnya awan hitam yang kian lama menebal di tengah teriknya panas matahari, dan tiba-tiba membentuk awan Comulonimbus dengan durasi berlangsung sekitar setengah jam dimulai sekitar pukul 16.00 WIB.

Tak lama kemudian, terjadi hujan lebat disertai angin kencang membentuk puting beliung karena berputar dengan memiliki kecepatan sekitar 63 kilometer per jam, sehingga mengangkat benda-benda yang dilewatinya termasuk atap rumah.

“Dengan durasi puting beliung kurang lebih setengah jam, memorak-porandakan atap rumah warga di kedua desa ini,” katanya.

“Penanganan darurat dengan melakukan pemasangan terpal di bagian atap rumah penduduk, dan pemberian bantuan logistik untuk masa panik telah dilakukan pemerintah daerah setempat,” lanjutnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat menyatakan, cuaca di Aceh saat ini menunjukkan sedang masa peralihan dari musim penghujan menuju ke musim kemarau.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Blangbintang, Aceh, Zakaria Ahmad mengatakan, Februari 2019 merupakan masa peralihan cuaca dari musim penghujan menuju kemarau di wilayah paling Barat ini.

“Cuaca panas seperti saat ini berpotensi muncul angin kencang, dan cenderung terjadi puting beliung di suatu wilayah akibat tumbuhnya awan Cumulonimbus,” katanya.

Penulis : Muhammad Izzul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here