Ada Tambahan 32 Nama Caleg Bekas Koruptor, KPK Minta Masyarakat Bijak Dalam Memilih

0
79
Foto : ist

Jakarta, namalonews.com – Febri Diansyah, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau agar para calon pemilih bijaksana dalam memilih calon anggota legislatif di Pemilu 2019.

Hal itu menanggapi langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang telah mengumumkan 32 nama tambahan calon legislatif mantan narapidana korupsi.

“Begini, yang paling penting adalah imbauan dan membangun kesadaran untuk kita semua sebagai pemilih ya, agar benar-benar memerhatikan siapa yang hendak dipilih,” kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Febri menjelaskan, apabila masyarakat memlih calon yang pernah bermasalah, hal tersebut dapat mengakibatkan lambatnya upaya untuk mewujudkan Indonesia ke arah yang lebih baik.

Febri juga mengingatkan, calon-calon yang nantinya akan menjadi wakil raykat di DPR, DPRD, dan DPD. Lembaga-lembaga legislatif ini harus bersih dari korupsi.

“Jadi, kita perlu jauh lebih hati-hati untuk memilih dan pilihlah orang orang yang punya rekam jejak atau latar belakang yang bisa dipertanggung jawabkan,” kata dia.

“Masyarakat punya amunisi yang lebih, informasi yang lebih untuk menyaring dalam memilih para calonnya. Maka, apa yang dilakukan KPU itu kami pandang sebagai perwujudan atau upaya untuk mewujudkan pemilu yang berintegritas,” kata dia.

Dari 16 partai politik peserta pemilu, 14 partai mengajukan caleg mantan napi korupsi. Hanya ada 2 partai politik yang tak ajukan caleg eks koruptor, yaitu Partai Nasdem dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Penulis : Thoriq Naghi Irawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here