Terkait Perpajakan, Sudah Ada 65 Negara Berikan Data Harta Kekayaan WNI di Luar Negeri

0
857
Foto : ist

Jakarta, namalonews.com – Sebanyak 120 negara sepakat melakukan kerjasama pertukaran informasi perpajakan atau Automatic Exhange of Information (AEoI) pada 2018.

Menurut Direktorat Jenderal Pajak, sejauh ini sudah ada sebanyak 65 negara yang memberikan informasi terkait dengan harta warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri.

Robert Pakpahan, Dirjen Pajak mengatakan, pihaknya sedang melakukan penyisiran terkait dengan data-data kekayaan WNI yang disimpan di luar negeri itu.

“Sedang kami godok terus dari 2018 dari mulai membuka source datanya sedang kami proses kita lakukan proses identification dari data tersebut sehingga ketemu nama NPWP yang tepat,” ujarnya Selasa (19/2/2019).

Penyisiran tetap dilakukan dengan hati-hati. Ditjen Pajak tak mau sembarangan mengidentifikasi data harta kekayaan WNI tersebut. Hal ini dinilai penting sehingga identifikasi bisa lebih akurat. Bagi wajib pajak, hal ini juga tak akan membuat suasana menjadi gaduh.

“Kami punya prinsip bahwa melakukan klarifikasi data memanfaatkan data wajib pajak itu perlu dilakukan hati-hati. Jadi kami enggak mau datanya belum clean,” ucapnya.

Setelah semua proses dirasa telah selesai dan Ditjen Pajak yakin dengan data tesebut, maka data tersebut akan disampaikan kepada wajib pajak untuk diuji oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) setempat.

Penulis : Thoriq Naghi Irawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here