Sebanyak 22 Warga Digigit Anjing, Pemkab Bandung Barat Lakukan Vaksinasi Anjing

0
58
Foto : ist

Jakarta, namalonews.com – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bandung Barat melakukan vaksinasi hewan peliharaan terutama anjing, kucing dan kera. Langkah ini agar virus rabies tidak menyebar.

Sudah dua pekan terakhir ada 22 warga dari lima kecamatan di Kabupaten Bandung Barat digigit anjing yang diduga terinfeksi oleh virus rabies. Pihaknya sudah melakukan penanganan vaksin anti rabies terhadap korban yang terkena gigitan.

Kabid Kesehatan Hewan Disnakan KBB, Wiwin Aprianti menjelaskan melihat kondisi tersebut pihaknya melakukan darurat vaksinasi. Tiga tim dikerahkan melakukan vaksinasi secara bergantian ke seluruh wilayah.

“Biasanya kami vaksinasi setiap tahun bulan Mei, Juni, Juli, Agustus, September. Tapi sekarang gigitannya awal tahun dan anjingnya juga tidak kita ketahui di mana, jadi kami lakukan vaksinasi darurat serempak,” kata Wiwin, Kamis (21/2/2019).

“Mulainya dari wilayah Rongga satu minggu, ini turunkan 3 tim. Berlanjut ke daerah lain, Gunung Halu, Sindang Kerta, Cipongkor, Cililin dan Cihampelas,” Wiwin menambahkan.

Dia juga menghimbau kepada warga yang memiliki peliharaan seperti anjing, kucing dan kera agar segera mengikuti vaksinasi tersebut, Karena ketiga hewan ini sangat rawan menularkan virus rabies ke manusia.

“Diwajibkan semua anjing, kucing, kera yang bisa menularkan rabies. Apabila warga tidak mau harus tanggungjawab kalau terjadi gigitan oleh peliharaan mereka. Kita vaksinasi ini secara gratis,” ucap dia.

Selain melakukan vaksinasi, pihaknya juga melakukan kastrasi (pengebirian) terhadap hewan liar untuk mengendalikan populasi. Sebab, sambung Wiwin, hewan liar rentan terinfeksi virus rabies.

“Kalau ada hewan liar kita akan kastrasi atau pemandulan karena bahaya (rabies). Saat ini yang digigit lebih dari dua orang, jadi kami lebih intensif dan waspada,” ujar Wiwin

Penulis : Thoriq Naghi Irawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here