Penjelasan Arief Budiman Soal KPU Diserang Siber Cina dan Rusia

0
141
Foto : Widiynews.com

Jakarta, namalonews.com – Dalam wawancara dengan Bloomberg, Rabu (13/3/2019), Ketua Umum KPU Arief Budiman mengatakan bahwa peretas asal Rusia dan Cina hampir setiap jam melancarakan serangan siber terhadap KPU.

Beberapa di antara serangan siber itu berusaha untuk memanipulasi dan memodifikasi data pemilih. Tak hanya itu, peretas juga berusaha menambahkan pemilih palsu dan memalsukan identitas pemilih.

Arief mengaku peretas yang menyerang sistem di KPU itu bukan hanya setiap hari melainkan setiap jam.Namun hingga kini belum diketahui motid dari serangan tersebut.

“Apakah untuk mengganggu Indonesia atau membantu salah satu kandidat menang dalam pemilihan presiden nanti,” demikian ungkapnya.

“Perilaku pemilih bisa diubah dengan mendeligitimasi penyelenggara pemilu,” tutup Arief.

Rusia sendiri memang memiliki catatan buruk dan sering ikut campur dalam pemilu di negara lain. Pada 2016 lalu, siber asal  Rusia dituding telah mengganggu dan turut menentukan hasil pemilihan presiden di Amerika Serikat dan referendum di Inggris.

Para penegak hukum serta dewan perwakilan rakyat di AS hingga kini masih terus menyelidiki campur tangan Rusia dalam pemilu yang dimenangkan oleh Donald Trump tersebut.

Penulis : Gus Anto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here