Dua Kapal Tanker yang Kandas dan Merusak Terumbu Karang, Akan Bayar Ganti Rugi ke Indonesia

0
93
Foto : ist

Jakarta, namalonews.com – Dua kapal telah sepakat akan membayarkan Rp. 35 miliar      kepada Indonesia. Hal tersebut sebagai ganti rugi akibat kandasnya kedua kapal tersebut, dan merusak ekosistem terumbu karang di perairan Kepulauan Bangka Belitung.

“Kesepakatan penyelesaian sengketa lingkungan hidup tersebut dicapai antara Pemerintah Indonesia (KKP dan KLHK) dan perwakilan pemilik kapal MV Lyric Poet dan MT Alex,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Agus Suherma, Selasa (19/3/2019).

Kapal MV Lyric Poet adalah kapal pengangkut barang dari Bahama. Kapal tersebut kandas di Laut Natuna, Bangka Belitung, pada 24 Maret 2017. Sementara MT Alex (crude oil tanker) adalah kapal berbendera Belgia yang kandas juga di perairan Manggar, Belitung Timur, pada 12 April 2018.

Proses penanganan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang disampaikan kepada pihak Direktorat Jenderal PSDKP atas kandasnya dua kapal di perairan Bangka Belitung pada awal April 2017.

Setelah menerima laporan tersebut Ditjen PSDKP mengambil langkah-langkah dan menggelar rapat koordinasi dengan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum KLHK dan perwakilan perusahaan yang ditindaklanjuti dengan survei bersama untuk mengetahui luasan dan dampak kerusakan terumbu karang serta perhitungan kerugian akibat dari kandasnya kapal tersebut.

Setelah melalui pertemuan yang panjang antara pemerintah dan pihak perusahaan, akhirnya sepakat nilai kerugian atas kerusakan ekosistem terumbu karang, masing-masing sebesar 1,34 juta dollar AS atau setara Rp 19,12 miliar untuk kapal MT Alex dan sebesar 1,18 juta dollar AS atau sekitar Rp 16,7 miliar untuk kapal MV Lyric Poet.

Atas kesepakatan tersebut, kedua perusahaan akan melakukan pembayaran melalui rekening KLHK yang selanjutnya akan disetor ke kas negara.

Penulis : Thoriq Naghi Irawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here