Semua Operator Seluler Diharapkan Sediakan Jaringan di MRT

0
139
Foto : Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha

Jakarta, namalonews.com – Sejak dilakukan uji coba publik sejak 12 Maret lalu, ketersediaan jaringan seluler di sepanjang jalur Mass Rapid Transit (MRT) menjadi keluhan banyak pengunjung.

Saat ini, baru satu operator seluler saja, yaitu Telkomsel yang jaringannya bisa dinikmati oleh pengunjung MRT. Telkomsel telah memasang 48BTS di 13 stasiun yang dilewati MRT Jakarta.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengharapkan semua operator seluler memberikan layanan di semua rute yang dilalui transportasi Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta.

“Idealnya semua operator memang harus ada di rute dan stasiun MRT Jakarta, baik itu di tunnel (terowongan bawah tanah) atau di atas tanah. Kita kan maunya seperti di Singapura, orang bisa komunikasi dimana saja kala gunakan MRT,” kata Rudiantara di Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Namun, Rudiantara mengatakan  tidak dapat mencampuri ketersediaan jaringan seluler di MRT. Pasalnya hal tersebut sudah berkaitan dengan pembicaraan business to business (B2B) antara pengelola MRT dengan para operator.

“Sebetulnya itu B2B dasarnya antara pengelola MRT dengan operator seluler. Balik lagi MRT ada mau coverage tidak di dalamnya. Saya diberitahu ada minimum revenue (pendapatan minimum) yang diminta. Itu boleh-boleh saja, pure (murni) bisnis,” kata Rudiantara.

Sebelumnya, dalam masa uji coba MRT Jakarta trayek Lebak Bulus- Bundaran Hotel Indonesia banyak pengunjung  mengeluhkan tak adanya sinyal seluler kala kereta melewati atau berada di tunnel.

Sebagian dari konstruksi jalur MRT Jakarta merupakan struktur layang (Elevated) yang membentang lebih dari 10 km, dari wilayah Lebak Bulus hingga Sisingamangaraja. Dari rute tersebut, terdapat 7 Stasiun Layang, yaitu Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M dan Sisingamangaraja.

Penulis : Muhammad Izzul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here