Ma’ruf Amin Paparkan Islam Wasathiyah di Acara ‘Dialog Nasional Keagamaan dan Kebangsaan’

0
87
Foto : SINDOnews

Jakarta, namalonews.com – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin menjadi pembicara dalam acara ‘Dialog Nasional Keagamaan dan Kebangsaan’ yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) di Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (21/3/2019).

Dalam kesempatan tersebut calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 01 ini menjelaskan tentang Islam wasathiyah.  Menurutnya, Islam washatiyah sebenarnya Islam moderat yang banyak dianut mayoritas penduduk di Indonesia.

“Dalam berpikir wasathiyah itu sifatnya moderat atau disebut tawassuthiyah. Moderat dalam arti tidak tekstual dan tidak liberal,” ujar Ma’ruf.

“Karena itu cara berpikir yang moderat itu tawassuthiyah, dinamis tetapi bermanhaj atau ada metodenya. Walaupun begitu para ulama membolehkan ijtihad tapi harus yang ahli ijtihad,” imbuh Ma’ruf.

Setiap peristiwa-peristiwa dan kejadian dalam kehidupan sehari-hari, lanjut Kiai Ma’ruf, tak lepas dari usaha untuk memperbaiki secara sungguh-sungguh.

Baik yang menyangkut kehidupan baik politik, ekonomi, sosial-budaya maupun perkembangan teknologi. Karenanya dibutuhkan ijtihad.

“Karena itu, MUI punya Komisi Fatwa, NU punya Bahtsul Masail dan Muhammadiyah juga punya Majelis Tarjih untuk menyikapi masalah-masalah yang baru,” ungkap Ma’ruf Amin.

Penulis  : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here