Ujian Nasional 2019 Siap Digelar, Peserta UNBK Meningkat Jadi 91 Persen

0
217
Foto : Asep Amrulloh/TIMES Indonesia

Jakarta, namalonews.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan siap menggelar Ujian Nasional (UN) 2019 untuk siswa SMP, SMA/MA, dan SMK pada Maret hingga Mei mendatang.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Totok Suprayitno menyatakan total peserta UN pada tahun ini mencapai 8.259.581 siswa dan 103.000 satuan pendidikan.

Sebanyak 7.507.116 siswa di antaranya akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di 89.618 sekolah. Sedangkan 752.465 siswa lainnya akan mengikuti UN berbasis kertas dan pensil (UNKP) di 13.819 sekolah.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 91 persen peserta didik siap mengikuti UN Berbasis Komputer (UNBK). Sisanya masih menggunakan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP). Jumlah peserta UNBK tahun ini meningkat signifikan dibandingkan jumlah peserta didik pada penyelenggaraan UN 2018,” ujar Totok Suprayitno, dalam konferensi pers di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Untuk mengantisipasi kendala dan gangguan server, Totok mengatakan tahun ini ada lima universitas yang akan membantu mengamankan server UNBK di tiap wilayah bagian Indonesia agar tidak terjadi bottleneck (perlambatan kerja sistem).

“Server insya Allah dari sisi jumlah cukup. Kami juga dibantu lima perguruan tinggi, selain server pusat kami. Pakai server mereka, kami nitip,” kata Totok.

Kelima perguruan tinggi tersebut antara lain, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Universitas Indonesia (UI), dan Institut Teknologi Bandung (ITB) mengamankan server untuk wilayah Indonesia bagian barat.  Universitas Gadjah Mada untuk bagian tengah dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember untuk bagian Timur.

Walaupun menggunakan bantuan server perguruan tinggi, Totok menjamin soal-soal UNBK tidak akan bocor.

“Mereka enggak bisa akses. Proktor sekolah itu aja, kalau ada soal sebulan di situ ya enggak bisa akses. Apalagi ada isu jawaban bocor, itu jelas bohong. Karena jawabannya hanya ada di sini (Kemendikbud) dan itu nggak tersambung kemana-mana,” kata Totok.

Untuk UN jenjang SMK dilaksanakan pada tanggal 25 – 28 Maret 2019. Sedangkan untuk jenjang SMA/MA dilaksanakan pada tanggal 1, 2, 4 dan 8 April 2019. Untuk UN susulan SMK dan SMA/MA  pada tanggal 15 dan 16 April 2019.

Pada jenjang SMP/MTs, UN akan dilaksanakan pada tanggal 22-25 April 2019, sedangkan UN susulan akan dimulai pada tanggal 29 dan 30 April 2019.

Untuk pendidikan kesetaraan program Paket C, UN dilaksanakan pada tanggal 12,13,14,15,dan 16 April 2019. Untuk susulan program Paket C diselenggarakan tanggal 26,27,28,29,dan 30 April 2019.

Sedangkan untuk program Paket B, UN akan dilaksanakan pada tanggal 10,11,12, dan 13 Mei 2019. Untuk susulan program Paket B dilaksanakan pada tanggal 17,18, 20, dan 21 Mei 2019.

Penulis : Muhammad Izzul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here