Kisah Hidup Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar

0
99
Foto : Medcom.id

Jakarta, namalonews.com – Kisah seorang ulama besar dan sastrawan Indonesia, Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah atau yang dikenal dengan nama Buya Hamka akan diangkat ke layar lebar. Film ini merupakan kolaborasi  Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rumah Produksi Starvision, dan  Falcon Pictures.

“Buya Hamka adalah orang yang terkenal ketokohannya. Tapi apa yang kita berikan semoga bisa jadi pencerahan dan inspirasi bagi kita semua,” kata Chand Parwez saat jumpa pers di kantor Falcon Pictures, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2019).

“Semoga nanti film ini bisa menjadi pencerahan inspiratif buat kita semua, penonton film di Indonesia dan seluruh dunia,” imbuh Parwez.

Sementara itu Produser Falcon Pictures, Frederica memiliki harapan yang sama bahwa film ini bisa menjadi suguhan inspiratif bagi masyarakat.

“Bagi kami, film ini sangatlah istimewa. Kami akan bekerja keras agar film ini bisa dinikmati seluruh pecinta film Indonesia,” tuturnya.

Foto : kebudayaan.kemdikbud.go.id

Menurut Produser Starvision, Chand Parwez Servia, ide pembuatan film Buya Hamka itu berawal pada 2014 ketika dia bertemu dengan Ketua MUI yang saat itu dijabat Din Syamsuddin.

Tokoh Muhammadiyah tersebut menawarkan kepada produser Starvision Plus, Chand Parwez untuk membuat film biopik tentang kehidupan Buya Hamka.

Tawaran ini kemudian direspon oleh Chand Parwez. Akhirnya dia mengajak HB Naveen, produser eksekutif Falcon Pictures, yang juga mengagumi tokoh tersebut.

Kolaborasi ini akhirnya memilih Fajar Bustomi sebagai sutradara film Buya Hamka ini. Sosok Buya Hamka sendiri diperankan oleh aktor kenamaan Vino G. Bastian. Selain itu ada juga nama Laudya Cynthia Bella sebagai pemainnya.

Saat hidupnya, selain sebagai sosok ulama, Buya Hamka juga dikenal sebagai budayawan, penulis dan wartawan. Beberapa karya sastra yang pernah ditulis oleh ulama asal Sumatera Utara ini di antaranya “Di Bawah Lindungan Ka’bah” dan “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck” yang dulu pernah difilmkan.

Penulis : Gus Anto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here