Menteri PUPR Resmikan Politeknik Pekerjaan Umum Pertama di Indonesia

0
946
Foto : ist

Jakarta, namalonews.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan Politeknik Pekerjaan Umum, Rabu (27/3/2019) di kota Semarang, Jawa Tengah.

Basuki Hadimuljono juga melantik Direktur Politeknik Pekerjaan Umum Indratmo Soekarno, Wakil Direktur I Bidang Akademik Pranoto Samto Atmojo, Wakil Direktur Bidang Administrasi Umum Masrianto, dan Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Danang Atmojo.

Kampus  Politeknik Pekerjaan Umum (PU) ini merupakan yang pertama di Indonesia dan berlokasi di bekas LPPU Undip di Tembalang, Semarang. Tempat ini dipilih  karena kultur desanya.

“Kenapa di Undip Semarang? Harus punya ahlakhul karimah. Ini kan daerah desa, nah semoga karakter desa ini masih bisa diserap,” kata Basuki di Semarang, Rabu (27/3/2019).

Basuki mengatakan didirikannya Politeknik Pekerjaan Umum (PU) ini bertujuan untuk  menjadi Politeknik unggulan yang menghasilkan lulusan spesialis bidang PU terbaik.

“Kami ingin Kementerian PUPR menjadi institusi yang kredibel dan bisa dibanggakan tidak hanya oleh pegawai PUPR namun juga masyarakat. Oleh karenanya perlu didukung tenaga terampil yang dihasilkan Politeknik. Kami ingin Politeknik ini menjadi unggulan tidak hanya di Jawa Tengah, tapi juga di Indonesia karena ini milik rakyat Indonesia,” lanjutnya.

Sementara  itu, di kesempatan yang sama Direktur Politeknik PU Indratmo Soekarno menyampaikan Politeknik PU terbuka untuk umum dan bukan merupakan pendidikan ikatan dinas. Mahasiswa yang akan belajar di Politeknik PU akan mengikuti tes terlebih dahulu.

“Disini seleksi secara terbuka untuk semua jurusan. Asalkan mereka lulus dan memenuhi kompetensi yang diharapkan tentunya bisa langsung mengikuti perkuliahan,” ujar Indratmo.

Ia mengatakan dalam perkuliahannya yaitu 60 persen pembagian praktek dan 40 persen teori, nantinya lulusan akan bersertifikat profesi level terampil.

“Kebutuhan tenaga ahli konstruksi cukup besar. Sehingga kami berharap lulusan Politeknik Pekerjaan Umum bisa berkontribusi besar terhadap dunia konstruksi di Indonesia,” kata Indratmo.

Ada tiga program studi (prodi) dalam Politeknik PU ini, yaitu Teknologi Konstruksi Bangunan Air, Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung, serta Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan.

“Ada tiga program studi, untuk tahun pertama masing-masing 50 mahasiswa, jadi total tahun ini menerima 150 mahasiswa,”ujar Indratmo.

Adapun untuk mahasiswa angkatan pertama yang diterima tahun ajaran 2019 akan dibebaskan dari biaya pendidikan alias gratis.

Penulis : Muhammad Izzul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here