KPK Sebut Bowo Sidik Menyiapkan Dana Rp8 Miliar untuk Melakukan “Serangan Fajar”

0
124
Foto : Tribun Kaltim

Jakarta, namalonews.com – Terkait barang bukti uang Rp8 miliar milik anggota DPR Bowo Sidik Pangarso yang disita saat OTT oleh KPK, ternyata untuk kepentingan Pileg nanti.

Uang yang terdiri dari pecahan Rp50.000 dan Rp20.000  dimasukkan ke dalam 84 kardus ini akan digunakan untuk ‘serangan fajar’ di daerah Jawa Tengah. Bowo sendiri merupakan kader Golkar yang akan maju di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah II.

Hal tersebut diutarakan oleh Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat jumpa pers di Gedung KPK, Kamis (28/3/2019). “Apakah ini sendiri atau yang lainnya, untuk sementara dari hasil pemeriksaan tim kita mengatakan ini memang dalam kepentingan logistik,” ujarnya.

Basaria menjelaskan, asal muasal uang yang akan digunakan Bowo untuk serangan fajar atau melakukan politik uang saat kampanye terbuka saat ini.

Menurut Basaria, tersangka Bowo diduga meminta fee kepada PT Humpuss Transportasi Kimia (PT HTK) atas biaya angkut yang diterima sejumlah USD2 per metrik ton.

“Diduga sebelumnya telah terjadi enam kali penerimaan di berbagai tempat seperti Rumah Sakit, Hotel dan Kantor PT. HTK sejumlah Rp221 juta dan USD85,130,” jelas Basaria.

Bowo Sidik Pangerso yang menjabat sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa Tengah I sudah resmi dipecat dari Partai Golkar, karena diduga terlibat dalam kasus korupsi.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here