Meja Putar ‘Lazy Susan’ Ternyata Bukan Berasal dari Cina

0
61
Foto : Istimewa

Jakarta, namalonews.com – Saat bersantap di restoran Cina, maka kita akan melihat sajian makanan akan ditaruh di meja yang kecil berada di tengah-tengah meja besar.

Meja utamanya berbentuk bundar dengan diameter sekitar dua meter, kemudian di tengahnya terdapat papan bundar dengan diameter lebih kecil dan dapat diputar.

Ternyata papan bundar yang terdapat di tengah meja dan dapat berputar ini memiliki nama ‘Lazy Susan’ dan ada juga yang memanggilnya dumb waiter. Menilik dari sejarahnya, ‘Lazy Susan’ ternyata bukanlah budaya asli Cina, tetapi menyebar sampai hampir ke seluruh Asia.

Seperti dikutip dari smithsonianmag.com, pada awal 1900-an, ‘Lazy Susan’ atau dikenal sebagai ‘dumb waiter’ (pelayan bisu) bukan hanya sebatas papan putar di atas meja. Tapi juga meja yang bisa diputar, dan elevator mengangkat makanan dan makanan.

Tiga fungsi perangkat ini umum digunakan di Eropa dan Amerika untuk menghemat biaya pelayan yang sebenarnya.

Foto : Istimewa

Versi Lain yang merupakan asal-usul ‘Lazy Susan’ ,versi lainnya menyebutkan ‘Lazy Susan’ sebenarnya diciptakan oleh Presiden AS Thomas Jefferson pada abad ke 18.

Kala itu anak perempuan Jefferson bernama Susan sering mengeluh jika selesai makan ia tidak pernah kenyang.. Karena ketika piring lauk dioper terakhir kepadanya, semua lauk hampir habis.

Ada juga versi yang menyebutkan nama Susan lahir karena konsonan yang mirip dengan Lazy, sehingga menjadi alat marketing yang baik.

Di Negara Cina sendiri sebenarnya ada meja putar kuno. Sebuah buku tentang pertanian Cina berusia 700 tahun, mencatat seorang pejabat bernama Wang Zhen menciptakan meja yang dapat berputar.

Namun meja ini untuk membantunya mengorganisasi ribuan karakter dalam Bahasa Mandarin. Cara kerja ini hampir mirip dengan Lazy Susan, tetapi tidak digunakan untuk bersantap melainkan untuk ilmu pengetahuan.

Penulis : Gus Anto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here