“Kukuruyuukkk, Petok-petok”, Bisnis Ayam Petelur Sangat Menjanjikan

0
295
Foto : gdmorganic.com

Jakarta, namalonews.com – Olahan makanan dari bahan telur ayam dibutuhkan untuk memenuhi nutrisi tubuh (protein). Tidak heran jika konsumsi telur di Indonesia cukup besar dan terus meningkat setiap harinya.

Konsumsi telur biasa digunakan untuk sarapan, lauk, bahan membuat kue, dan campuran bahan pembuatan makanan yang lainnya.

Hal ini membuat usaha ternak ayam petelur cukup potensial untuk dijalankan, baik itu usaha pokok maupun usaha sampingan.

Foto : wordpress.com

Pernahkah Anda berpikir bagaimana rasanya menjadi pengusaha ternak ayam petelur? Jika belum, mari coba membuat perkiraan modal dan keuntungan usaha ternak ayam petelur.

Perkiraan Modal Usaha Ternak Ayam Petelur

Ada beberapa kebutuhan modal sebelum memulai usaha :

  • Pembuatan kandang sebesar = Rp 7.000.000
  • Ayam petelur atau pullet sekitar = Rp 52.000 per  ekor x 100 = Rp 5.200.000
  • Tambahan pakan Konsentrat sebanya 3 Kg = Rp 5.000 per kg x 3 = Rp 15.000
  • Tambahan pakan beras jagung sebanyak 6 Kg = Rp 2.500 per kg x 6 = Rp 15.000
  • Tambahan pakan bekatul sekitar 2 Kg= Rp 1.000 x 2 = Rp 2.000
  • Asumsinya 1 ekor ayam petelur per hari membutuhkan sebanyak 110 gram pakan, berarti 110 gram x 100 ekor = 11.000 gram = 11 Kg, apabila setiap hari 100 ekor ayam membutuhkan makan sebanyak 11 Kg Pakan berarti membutuhkan dana sebesar Rp 32.000 x 30 hari = Rp 960.000.

Jadi Total modal = Rp 7.000.000 + Rp 5.200.000 + = Rp 15.000  + Rp 15.000 +  Rp 2.000 +  Rp 960.000 = Rp 13.192.000,00.

Potensi Keuntungan Usaha Ternak Ayam Petelur

  • 100 ekor ayam petelur mampu menghasilkan rata-rata 6 Kg telur per hari.
  • Harga telur sekitar Rp 14.000 per Kg x 6 Kg per hari = Rp 84.000,00 per hari
  • Keuntungan bersih per hari bisa dihitung dari pendapatan dikurangi modal pakan per hari yaitu: Rp 84.000 – Rp 32.000 = Rp 52.000 per hari

Dengan demikian keuntungan yang Anda dapat per bulan = Rp 52.000 x 30 hari = Rp 1.560.000,00

Foto : wordpress.com

Kotoran ayam juga termasuk keuntungan jika akan dijual dengan harga = Rp 10.000,00 per kantong.

Ayam afkir atau ayam yang sudah tidak bertelur masih bisa dijual dan menjadi ayam pedaging di pasaran dengan harga Rp 35.000 per ekor.

Modal awalnya sekitar Rp 13.160.000,00 dengan keuntungan per bulan sebesar Rp 1.560.000,00. Terus simpan keuntungan dan kembangkan hingga semua modal awal Anda kembali.

Penulis : Gus Anto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here