Jasa Ekspedisi Kian Berkembang dan Semakin Untung

0
56
Foto : Klikpajak.id

Jakarta, namalonews.com – Bisnis ekspedisi atau jasa pengiriman barang merupakan suatu usaha yang bergerak di bidang layanan pengiriman barang antar kota, antar propinsi, antar pulau, bahkan juga antar negara.

Layanan ekspedisi ini meliputi pengiriman surat dan dokumen berharga, pengiriman barang dengan kapasitas kecil hingga besar.

Jasa ekspedisi saat ini juga tumbuh signifikan seiring dengan tumbuhnya usaha e-commerce. Meningkatnya penjualan usaha e-commerce berimbas pada keuntungan yang diraih oleh jasa ekspedisi.

Bisnis ekspedisi memiliki beberapa spesialisasi, maka perlu menentukan produk yang akan ditawarkan kepada konsumen. Sebab hal ini akan menyangkut permodalan, tenaga kerja, dan lokasi usaha.

Masing-masing spesialisasi tersebut memiliki aturan sendiri-sendiri untuk menghitung biaya jasa pengiriman. Ada yang menggunakan ukuran berat (kilogram), per koli (karung), per meter persegi, per truk, hingga per kontainer.

Setelah menentukan jenis produk yang akan ditawarkan pada konsumen, selanjutnya adalah mempersiapkan modal. Besarnya modal disesuaikan dengan spesialisasi bisnis ekspedisi yang dipilih, dan skala usahanya.

Foto : Ngalam.co

Modal Awal

Uang Muka Motor 2 Unit = Rp11.000.000

Komputer & Printer = Rp 4.000.000

Meja, Kursi, dan ATK = Rp1.500.000

Timbangan Digital = Rp 500.000

Papan Nama, Spanduk, Brosur = Rp1.000.000

Pembuatan Website = Rp 1.500.000

JUMLAH = Rp 19.500.000

Biaya Operasional

Gaji Kurir 2 orang @Rp 1.500.000 =Rp 3.000.000

Gaji Karyawan Administrasi =Rp 1.000.000

Cicilan Motor 2 unit @Rp 600.000 =Rp 1.200.000

BBM Motor 2 unit @Rp 400.000 =Rp 800.000

JUMLAH =Rp6.000.000

Omset/Pendapatan

8 kali sehari pengiriman barang jarak dekat @Rp 25.000

= Rp 25.000 x 8 x 26 hari = Rp 5.200.000,-

4 kali sehari pengiriman barang jarak jauh @Rp 35.000

= Rp 35.000 x 4 x 26 hari = Rp 3.640.000,-

JUMLAH= Rp 5.200.000 + Rp 3.640.000 = Rp 8.840.000,-

Keuntungan/Laba Bersih

= Pendapatan – Biaya Operasional

= Rp 8.840.000 – Rp 6.000.000 = Rp 2.840.000

Break Even Point

= Rp 9.500.000 / Rp 2.840.000= 3,35 bulan= 101 hari

Semoga tulisan ini dapat memberi gambaran bagi siapa saja yang ingin terjun dalam usaha jasa pengiriman barang.

Penulis : Gus Anto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here