Gurihnya Bisnis Kentang Goreng Banyak yang Menyukainya

0
118
Foto : Hello Sehat

Jakarta. namalonews.com – Kentang goreng menjadi makanan favorit yang disukai orang dewasa dan juga anak-anak. Kita dapat menemukannya di tempat tempat umum seperti di café dan mall.

Kentang goreng yang biasanya dipotong memanjang dengan ketebalan seukuran jari kelingking memang pas sekali lahap. Tetapi, tahukah kentang goreng dulunya tidak dipotong memanjang seperti ini, melainkan dipotong tebal.

Gurihnya rasa kentang goreng ini juga banyak menarik perhatian para pelaku usaha untuk menjadikannya sebagai ladang bisnis.

Usaha kentang goreng memang merupakan bisnis yang menjanjikan karena sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan semuanya serba instan, tanpa ribet, dan pastinya enak.

Jika Anda ingin memulai bisnis kentang goreng, ada baiknya Anda menyimak analisa usaha kentang goreng berikut ini.

Bahan baku untuk usaha kentang goreng ini sangat mudah untuk didapatkan. Bisa didapatkan di pasar tradisional atau supermarket.

Bahan baku utama usaha ini tentu saja kentang. Kentang yang akan dijadikan kentang goreng sebaiknya  dipilih kentang yang berukuran besar karena hal ini akan memudahkan dalam proses pengupasan dan pemotongan kentang.

Foto : adira.co.id

Kemudian untuk mendapatkan rasa kentang goreng yang lezat, sebaiknya dipilih juga kentang dengan kualitas yang baik. Karena kentang yang berkualitas dapat menghasilkan cita rasa yang lezat, gurih, dan sedikit manis.

Selain kentang, bahan baku lainnya adalah garam, penyedap rasa, minyak goreng, saus tomat, saus sambal, dan mayonnaise.

Sebelum memutuskan untuk berbisnis kentang goreng, ada baiknya Anda memperhitungkan untung ruginya dari usaha ini.

Biaya Peralatan:

  • Booth = Rp1.750.000,00
  • Deep fryer 2 tangki = Rp5.000.000,00
  • Alat pemotong kentang =  Rp1.500.000,0
  • Peniris kentang = Rp20.000,00
  • Pisau pengupas serbaguna = Rp19.000,00
  • Baskom = Rp150.000,00
  • Blender bumbu =  Rp100.000,00
  • Spanduk = Rp.90.000,00
  • Meja dan kursi = Rp360.000,00
  • Alat-alat lainnya = Rp160.000,00 +

Jumlah = Rp9.149.000,00

Biaya Variabel

  • Kentang berkualitas baik = Rp120.000,00 x 30 = Rp3.600.000,00
  • Minyak goreng = Rp50.000,00 x 30 = Rp150. 000,00
  • Bawang putih berkualitas = Rp20.000 x 30 = Rp600.000,00
  • Saus sambal  isi ulang = Rp35.000 x 30 = Rp1.050.000,00
  • Saus tomat isi ulang  = Rp20.000,00 x 30 = Rp600.000,00
  • Mayonnaise = Rp25.000 x 30 = Rp750.000,00
  • Bumbu-bumbu lain = Rp30.000,00  x 30 =  Rp900.000,00
  • Paper bag = Rp30.000,00  x  30 = Rp900.000,00
  • Elpiji = Rp19.500,00 x 4 = Rp78.000,00
  • Listrik  = Rp85.000,00  x   1 = Rp85.000,00
  • Sewa   tempat = Rp400.000,00 x 1 = Rp400.000,00
  • Biaya air = Rp60.000,00 x 1 = Rp60.000,00
  • Promosi  = Rp85.000,00 x 1 = Rp85.000,00
  • Lain-lain =Rp90.000 x 30 =  Rp2.700.000,00

Total Biaya Variabel  = Rp13.308.000,00

Beban Penyusutan   =Rp.191.048,00

Total Biaya Operasional = Rp13.499.048,00

Pendapatan Per Bulan

Penjualan per bulan = 36 porsi x Rp14.500,00 x 30 = Rp15.660.000,00

Laba Setiap Bulan

Laba = Pendapatan – Total Biaya Operasional = Rp15.660.000,00  –  Rp13.499.048,00

= Rp2.160.952,00

Jangka Waktu Balik Modal

Jumlah biaya peralatan : Keuntungan = Rp9.149.000,00 : Rp2.160.952,00 = 4 bulan

Agar usaha kentang goreng dapat diketahui orang banyak maka perlu dipromosikan dengan menggunakan spanduk atau stiker.

Selain itu dapat juga memanfaatkan media sosial untuk mempromosikannya. Cara ini sudah terbukti ampuh karena sebagian besar masyarakat Indonesia menggunakan sosial media.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here