Jelang Lebaran, Bisnis Kue Kering Sangat Menguntungkan

0
2190
Foto : ist

Jakarta, namalonews.com – Saat ini peluang bisnis di Indonesia terutama di bidang kuliner sangat menjanjikan dan memiliki keuntungan yang cukup baik. Salah satu bisnis tersebut adalah bisnis kue kering.

Kue kering merupakan kue yang memiliki tekstur yang keras dan memiliki kerenyahan, sebab kue kering meiliki kadar air yang sedikit.

Kue kering atau cookies kini menjadi salah satu hidangan yang wajib disajikan pada saat hari raya perayaan atau acara tertentu. Terutama pada saat menjelang lebaran, keuntungan bisnis kue kering ini akan mengalami permintaan yang meningkat drastis. Kue kering juga banyak disajikan pada acara Natal, arisan atau sekedar kumpul bersama teman-teman di rumah.

Selain itu, kue kering juga dijadikan sebagai parcel atau bingkisan untuk diberikan kepada orang lain sebagai bentuk tanda bakti, hormat dan sebagainya.

Bagi anda yang tertarik dan ingin mencoba memulai bisnis kue kering, ada beberapa tips yang harus Anda lakukan sebelum memulai bisnis kue kering tersebut. Meskipun bisnis kue kering ini mudah untuk dijalani, namun Anda tetap harus memiliki perencanaan yang baik.

Pertama adalah pilih jenis kue kering yang akan dijual. Kue kering memiliki berbagai macam jenis, mulai dari nastar, semprit, lidah kucing, kastengel, sagu keju, putri salju dan sebagainya.

Lakukanlah survey di lapangan untuk melihat kue kering yang selalu diincar masyarakat. Selain itu, saat memilih kue kering juga harus disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki. Jangan memaksakan diri membuat banyak ragam kue kering, hal ini tentu bisa membuat Anda sulit menangani usaha tersebut.

Kedua, berinovasilah dalam hal bentuk, rasa, atau tampilan. Anda bisa mencoba untuk berinovasi dengan kue kering yang dijual. Kreasikan bentuk kue kering Anda sedemikian rupa sehingga berbentuk unik.

Foto : ist

Hal yang tak kalah penting adalah perhatikan masa kadaluarsa produk kue kering Anda tersebut. Selain itu, pastikan juga Anda membuat label atau mencantumkan tanggal batas kadaluarsa dari setiap kue kering yang Anda buat agar tidak merugikan konsumen.

Untuk membuat kue kering yang nikmat membutuhkan bahan baku seperti tepung terigu, telur, margarine, gula halus, kacang tanah, cokelat bubuk, tepung maizena, vanilli bubuk, susu bubuk, mentega, cengkih, keju, selai, hiasan dan lainnya.

Dalam berjualan kue kering, Anda bisa menentukan pilihan lokasi yang tepat, strategis dan ramai. Bisnis kue kering dapat membuka gerai, stand juga kios di tempat ramai.

Untuk memasarkan bisnis kue kering Anda, Anda bisa menawarkan langsung ke tetangga disekitar lingkungan rumah, rekan kerja, teman dan sebagainnya. Dengan begitu, Anda bisa mengumpulkan testimoni berupad foto yang disertakan dengan ulasan atau tanggapan mengenai kue kering tersebut, sehingga bisnis kue kering Anda bisa dipasarkan lebih luas dengan menggunakan media online.

Kemudian, jangan pernah ragu saat melakukan sebuah promosi, salah satunya dengan pemberian harga khusus. Misalnya potongan harga, buy 1 get 1, harga paket dan sebagainya.

Analisa Bisnis Kue Kering

Asumsi

  • Lama dalam pemakaian dari etalase selama waktu 5 tahun
  • Lama dalam pemakaian dari kompor dan tabung gas selama waktu 5 tahun
  • Lama dalam pemakaian dari mesin mixer kue selama waktu 5 tahun
  • Lama dalam pemakaian dari mesin oven kue selama waktu 5 tahun
  • Lama dalam pemakaian dari kuas selama waktu 3,5 tahun
  • Lama dalam pemakaian dari loyang selama waktu 3,5 tahun
  • Lama dalam pemakaian dari gilingan adonan selama waktu 3,5 tahun
  • Lama dalam pemakaian dari cetakan kue selama waktu 3,5 tahun
  • Lama dalam pemakaian dari wadah selama waktu 3,5 tahun
  • Lama dalam pemakaian dari panci selama waktu 5 tahun
  • Lama dalam pemakaian dari pisau selama waktu 3,5 tahun
  • Lama dalam pemakaian dari toples selama waktu 3,5 tahun
  • Lama dalam pemakaian dari sendok selama waktu 3,5 tahun
  • Lama dalam pemakaian dari timba selama waktu 3,5 tahun
  • Lama dalam pemakaian dari nampan selama waktu 3,5 tahun
  • Lama dalam pemakaian dari serbet selama waktu 3,5 tahun
  • Lama dalam pemakaian dari pencetak  selama waktu 3,5 tahun

Total Biaya Operasional

Biaya Tetap + biaya variabel = Rp 1.606.778 + Rp 26.820.000

= Rp 28.426.778

Pendapatan per bulan

45 toples x Rp 25.000   = Rp 1.125.000

Rp 1.125.000 x 30 hr = Rp 33.750.000

Keuntungan per bulan

Total Pendapatan – Total Biaya Operasional

= Rp 33.750.000 – Rp 28.426.778 = Rp 5.323.222

Lama Balik Modal

Total Investasi : Keuntungan

= Rp 6.240.000 : Rp 5.323.222 = 2 minggu

Penulis : Muhammad Izzul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here