Mengelola Bisnis Bahan Bangunan Memang Banyak Untungnya

0
3130
Foto : Istimewa

Jakarta, namalonews.com – Pembangunan rumah sebagai tempat tinggal dan gedung pusat kegiatan usaha terus berjalan seiring waktu. Kenyataan ini membuat bisnis bahan bangunan selalu dibutuhkan keberadaannya.

Bisnis bahan bangunan dapat dikategorikan bisnis yang memiliki prospek bagus kedepannya, karena kebutuhan masyarakat akan bisnis tersebut tidak mengenal musim.

Pembangunan rumah atau gedung tentu memerlukan bahan bangunan dalam proses pembuatannya. Bahan bangunan yang dibutuhkan meliputi bata, semen, pasir, besi dan masih banyak lainnya.

Melihat kondisi demikian tentu Anda berpikir bagaimana cara mendapatkan penghasilan dari kebutuhan masyarakat tersebut. Bisa saja Anda membuka usaha toko bangunan.

Namun ada yang perlu diperhatikan sebelum memulai usaha ini. Alangkah baiknya untuk melakukan persiapan dalam rangka memantapkan usaha yang akan dijalani.

Foto : Faith Konstruksi

Apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum memulai usaha? Mari kita simak bersama ulasan berikut ini.

Pengeluaran Modal Usaha :

  • Penyewaan tempat  =Rp 700.000
  • Batu bata =Rp 200.000
  • Pasir =Rp 500.000
  • Besi =Rp 700.000
  • Paku =Rp 100.000
  • Cat minyak dan Cat air =Rp 1.000.000
  • Kawat 30 meter =Rp 90.000
  • Semen = Rp 500.000
  • Bahan tambahan lainnya =Rp 100.000
  • Biaya  transportasi =Rp 20.000
  • Gaji karyawan (3) =Rp 1.500.000

Total pengeluaran =Rp 5.410.000

Pendapatan per Bulan

  • Penjualan pasir Rp 150.000
  • Penjualan besi  Rp 100.000
  • Penjualan kawat Rp 20.000
  • Penjualan cat minyak dan cat air Rp 100.000,
  • Penjualan paku Rp 8.000.

Misal saja Anda mampu melayani pelanggan 5 orang per hari, masing-masing membeli 1 kali bahan bangunan. Maka, penghasilan per bulannya :

  • Pasir 1 orang x Rp 150.000 = Rp 150.000, Rp 150.000 x 20 hari = Rp 3.000.000
  • Besi 1 orang x Rp 100.000 = Rp 100.000, Rp 100.000 x 20 hari = Rp 2.000.000
  • Kawat 1 orang x Rp 20.000 = Rp  20.000, Rp 20.000 x 20 hari = Rp 400.000
  • Paku 1 orang x Rp 8.000 = Rp 8.000, Rp 8.000 x 20 hari = Rp 160.000
  • Cat air dan minyak 1 orang x Rp 100.000 = Rp 100.000, Rp 100.000 x 20 hari =  Rp 2.000.000

Jadi penghasilan per bulan  =Rp 7.560.000

Keuntungan yang diperoleh

Total pendapatan – Total pengeluaran = Laba

Rp 7.560.000 – Rp 5.410.000 = Rp 2.150.000

Usaha ini memerlukan banyak karyawan yang nantinya akan dibagikan sesuai keahlian masing-masing. Ada yang menjadi kasir, ada yang khusus mengantarkan bahan bangunan dan lain sebagainya.

Tentu saja ini harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menggaji kerja mereka. Jadi untuk mengurangi pengeluaran gaji karyawan untuk awal usaha sebaiknya menjalankan usaha sendiri saja terlebih dahulu.

Penulis : Gus Anto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here