Tersangkut Kasus Senjata Ilegal, Dua Jenderal Purnawirawan Masuk Rutan Guntur

0
2034
Foto : Istimewa

Jakarta, namalonews.com – Terkait kepemilikan senjata api ilegal, dua purnawirawan jenderal, Kivlan Zen dan Soenarko akhirnya masuk Rutan Guntur.

Kivlan menjalani pemeriksaan secara maraton sejak Rabu (29/5/2019). Selain menjadi tersangka kepemilikan senjata api, Kivlan juga ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan makar.

Mantan Kepala Staf Kostrad (Kas Kostrad) itu menjalani pemeriksaan secara maraton sejak Rabu (29/5/2019). Setelah diperiksa di Bareskrim, Kivlan lalu menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Kemudian keluar dari Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, pada pukul 20.10 WIB, Kamis (30/5/2019).

“Dalam hal ini kebijakan dari kepolisian untuk menahan 20 hari ke depan di Guntur,” demikian ungkap salah satu pengacara Kivlan, Suta Widhya, Kamis (30/5/2019).

Ilustrasi : akuratnews.com

Sementara itu sebelumnya, Mayjen (Purn) Soenarko juga sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan senjata api ilegal. Eks Danjen Kopassus itersebut ditahan di Rutan Guntur.

Soenarko ikut terseret dalam kasus makar terkait isu people power yang digaungkan kubu Prabowo-Sandiaga Uno saat Pilpres 2019. Video Soenarko yang beredar di medsos menjadi viral dan  dinilai memprovokasi serta mengadu domba .

Soenarko pun kemudian dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh seorang pengacara bernama Humisar atas tuduhan makar.

Politikus Gerindra itu dilaporkan dengan Pasal 110 juncto 108 UU Nomor 1 Tahun 1946 KUHP tentang Makar dan Pasal 163 bis juncto 146 KUHP tentang Kejahatan terhadap Ketertiban Umum.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here