Di Akhir Masa Jabatannya Menkominfo Akan Tertibkan Media yang Tidak Jelas

0
65
Ilustrasi : Council of Europe

Jakarta, namalonews.com – Di akhir masa jabatannya yang sebentar lagi selesai, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkoinfo) Rudiantara berkomitmen untuk menertibkan media daring yang tidak jelas.

Hal tersebut diutarakan Rudiantara saat memberikan sambutan pisah sambut anggota Dewan Pers periode 2016-2019 dengan periode 2019-2022, di Hotel Sari San Pacific, Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2019).

“Kemarin saya diskusi dengan Dewan Pers yang baru. Ini mau diapakan?” kata Rudiantara.

“Saat ini terdapat 40 ribu media daring yang tidak memiliki kepastian susunan redaksi,” imbuh Rudiantara.

Menurut Rudi, menjamurnya media abal-abal memang  tidak bisa dihindarkan. Hal ini disebabkan tidak adanya peraturan yang pasti dalam menangani karya media yang cenderung merugikan masyarakat.

Penertiban media abal-abal selama ini tidak berjalan mulus. Keberadaan media tersebut seakan tak pernah ada habisnya. Terlebih, kemuculan media tersebut tidak memerlukan perizinan yang sah.

“Memang di media mainstream itu izin tidak diperlukan, apalagi media online. Tutup sekarang besok keluar lagi yang lain,” tutur Rudi.

“Apakah penanganannya itu menggunakan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 (UU Pers) atau Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 ITE,” sambungnya.

“Ini masih menjadi pemikiran yang belum kita putuskan secara bersama karena pemerintah juga tidak ingin semena-mena untuk menangani,” jelas Rudi.

Penulis : Gus Anto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here