Masih Kontroversi, Kelab Malam ‘Halal’ Pertama akan Dibuka di Arab Saudi

0
145
Ilustrasi :  matalelaki.com

Jakarta, namalonews.com – Sebagai negara mayoritas berpenduduk muslim, Arab Saudi memiliki peraturan ketat dan tabu dengan kehadiran Klab Malam. Namun belakangan  peraturan tersebut mengendur.

Meskipun masih kontoversi, untuk pertama kalinya Arab Saudi memiliki kelab malam yang akan dibuka di tepi pantai Jeddah. Kelab itu merupakan cabang dari venue White yang juga memiliki klub di Dubai dan Beirut..

Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi (GEA) pada hari Kamis membantah telah memberikan lampu hijau untuk pembukaan klub malam tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang diposting di akun Twitter resminya, GEA mengumumkan segera diadakan investigasi atas kabar tersebut.

“Menurut informasi yang diberikan kepada GEA, acara (Project X) itu melanggar prosedur hukum dan peraturan yang berlaku, dan belum disahkan oleh badan tersebut,” kata pernyataan itu.

Sebelumnya, sejumlah media melaporkan bahwa kelab malam halal pertama akan dibuka di tepi pantai Jeddah hari ini, Jumat (14/6/2019).

Seperti disiarkan di Facebook White Arab Saudi, penyanyi Ne-Yo akan tampil di malam pembukaan. Iklan tersebut menulis waktu pembukaan antara pukul 10 dan 3 pagi, dengan harga tiket antara 500-1.000 Riyal Saudi.

Kabar akan dibukanya Klub Malam ‘halal’ tersebut menarik reaksi netizen. Beberapa diantaranya memuji hal itu sebagai bagian dari rencana reformasi Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk memodernisasi kerajaan konservatif.

Sementara yang lainnya mencemooh gagasan dibukanya klub malam tersebut, karena kabarnya tempat dugem itu akan bebas dari alkohol.

Beberapa laporan juga mengatakan bahwa alat fotografi akan dilarang keras di dalam venue, dan juga orang-orang yang berusia di bawah 18 tahun tidak diperbolehkan masuk.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here