Usai Dikonfrontasi dengan Habil Marati, Kivlan Zen Mengaku Difitnah

0
111
Foto : GenPI.co

Jakarta, namalonews.com – Polda Metro Jaya melakukan konfrontasi langsung atas keterangan Kivlan Zen dengan para tersangka pembunuhan 4 tokoh nasional, termasuk Habil Marati.

Konfrontasi dilakukan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya sealama 7 jam, sejak Selasa (18/6/2019) pukul 17.00 dan selesai Rabu (19/6/2019) pukul 00.15.

Selesai menjalani konfrontasi, Kivlan Zein keluar ruangan dan kepada para wartawan yang masih menungguinya Kivlan mengaku dirinya difitnah.

“Ya, saya difitnah, saya difitnah,” kata Kivlan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Kivlan mengaku dirinya difitnah oleh para saksi, yang menyebut dirinya telah memberikan uang sebesar USG 15 ribu ke Iwan untuk membeli senjata api ilegal.

Dalam informasi sebelumnya, polisi menyampaikan bahwa Habil Marati memberikan uang SGD 15 ribu kepada Kivlan Zen dan Iwan.

Uang tersebut merupakan dana operasional. Kivlan Zen lalu disebut mencari eksekutor dan memberi target empat tokoh nasional yang akan dibunuh.

Sementara itu, Kuasa Hukum Kivlan Zein, Muhammad Yuntri menjelaskan, dalam konfrontasi dengan para saksi tersebut Kivlan sudah membantah semua tuduhan Habil Marati.

Menurutnya, dana dari Habil Marati ke Kivlan Zein bukan untuk membeli senjata api apalagi merencanakan pembunuhan 4 tokoh nasional

“Tetapi untuk aksi demonstrasi anti komunis di momentum peringatan Supersemar 11 Maret. Dana itu diberikan Pak Kivlan ke Iwan ini,” katanya.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here