Kebangkitan Purnawirawan Kokohkan NKRI !

0
1088
Foto : ist

Jakarta, namalonews.com – Jendral (Purn) Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI dalam keterangannya menghimbau agar para purnawirawan bangkit melakukan perubahan. Hal ini dipandang perlu demi menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak punah.

Hal tersebut disampaikan Gatot seusai dirinya melakukan kunjungan silaturahmi kepada para senior TNI terkait kondisi dan situasi bangsa Indonesia saat ini yang dirasanya.

“Saya hanya menyampaikan saja. Intinya adalah dalam situasi sekarang ini kita bangkit dan bergerak atau negara kita akan punah,” kata Gatot di Jakarta Timur, Selasa (25/6/19) kemarin.

Dalam keterangannya lebih lanjut, sebagai seorang mantan prajurit, dia sumpah yang dilakukan saat masih aktif sebagai tentara  tidak akan pernah hilang sebelum bunyi salvo atau tembakan penghormatan terakhir bagi prajurit dan mantan prajurit saat dimakamkan tidak terdengar.

“Selama kita masih bisa mendengarnya, kita masih terikat sumpah,” tekan Gatot.

Gatot juga memberikan pandanganya soal sila ke-4 dalam Pancasila yang dinilai telah kehilangan makna saat ini.  Juga menyinggung bahayanya global civilizations yang mengancam kedaulatan bangsa.

“Ini kalau kita tidak waspada, seperti suku Aborigin, hilang dan suku lainya. Siapa lagi yang perduli kalau bukan kita,” ujarnya.

“Kewaspadaan adalah harga dari sebuah kemerdekaan. Purnawirawan harus bangkit atau bangsa ini akan punah,” demikian Gatot kembali menegaskan.

Menanggapi kondisi  Indonesia saat ini,  Gatot menilai telah terjadi pertarungan kepentingan yang menimbulkan friksi dan gesekan yang dapat mengancam ikatan kesatuan sebagai bangsa. Seperti isu referendum Aceh sebagai contoh. Hal tersebut bisa  mengancam integrasi bangsa.

“Dalam kondisi seperti ini, hendaknya masalah politik diselesaikan secara politik, bukan berdasarkan pendekatan hukum, sehingga tidak menyebabkan situasi seperti ini,” tuturnya.

Dalam keterangannya lebih lanjut,  tantangan Bangsa Indonesia ke depan dapat diatasi dengan membangun kembali kepercayaan masyarakat (public trust). Yakni  melalui mekanisme checks and balances. Hal ini dipandangnya penting karena  masyarakat Indonesia bisa merasa yakin dan bersabar dan  tidak perlu ada perpecahan yang bisa mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

“Purnawirawan harus pengawal perjalanan bangsa yang berdasarkan Pancasila ini. Saya ingatkan bahwa kewaspadaan adalah harga sebuah kemerdekaan. Kita jangan sampai lengah, jangan sampai acuh karena invasi sekarang tidak dilakukan secara terang-terangan tapi secara diam-diam, tanpa kita waspada maka yang kita pertaruhkan adalah kemerdekaan,” kata pensiunan jenderal bintang empat itu menambahkan.

Purnawirawan harus bangkit atau bangsa ini akan punah. Bila purnawirawan bangkit, mereka harus memberi contoh kepada junior-junior untuk bersatu, bergandengan tangan, dan berada di tengah masyarakat agar bangsa ini tidak terpecah belah.

“Semoga Allah selalu membimbing kita, meridhai perjalanan kita untuk melanjutkan perjuangan demi keutuhan NKRI yang sangat kita cintai bersama,” tukas Gatot Nurmantyo.

Penulis : Sulis Sutrisna, S.Pd, SE, MM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here