Woow… RPH MK Sudah Kelar, Tunggu Hasil Pembacaan Putusan Besok!

0
1039
Foto : ist

Jakarta, namalonews.com – Fajar Laksono, selaku Kepala Bagian Humas Mahkamah Konstitusi (MK) dalam keterangannya mengatakan Rapat Pemusyawaratan Hakim (RPH) MK, khusus membahas perkara sengketa hasil Pilpres 2019, telah selesai dilaksanakan majelis hakim konstitusi dengan baik.

“RPH pembahasan perkara sudah selesai sehingga MK memastikan siap menggelar sidang pengucapan putusan besok Kamis,” kata Fajar hari ini, Rabu (26/6/19).

Terkait kegiatan MK 1 (satu) hari menjelang pembacaan putusan, Fajar menyebutkan sejumlah rapat internal digelar MK untuk persiapan akhir penyelenggaraan sidang pembacaan putusan terkait.

“Ketua MK, wakil ketua, dan hakim konstitusi memberikan arahan-arahan kepada panitera dan Sekretaris Jenderal MK, serta tim gugus tugas,” ujar Fajar.

Sebagaiman kita ketahui sebelumnya, MK menjadwalkan sidang pembacaan putusan pada hari Jumat (28/6). Namun, demikian berdasarkan keputusan RPH pada hari Senin (24/6), para hakim konstitusi sepakat untuk memajukan jadwal pembacaan putusan menjadi Kamis (27/6) pada pukul 12.30 WIB besok.

“Soal kenapa kemudian dipilih tanggal 27, ya, itu murni pertimbangan internal majelis hakim yang memastikan bahwa putusannya siap untuk dibacakan pada tanggal 27. Kalau sudah siap, mengapa harus menunggu tanggal 28,” Fajar menjelaskan.

Terkait hal ini bagian Kepaniteraan MK juga telah mengirimkan surat pemberitahuan sidang pembacaan putusan. Surat pemberitahuan siding pembacaan putusan tersebut diberitahukan kepada seluruh pihak yang berperkara pada hari Senin (24/6) pukul 14.15 WIB melalui surat elektronik.

Lebih lanjut Fajar menjelaskan bahwa hukum acara di MK mengharuskan pihak MK untuk mengirimkan surat pemberitahuan kepada seluruh pihak yang berperkara. Terutama dalam hal ini pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno paling lambat 3 hari sebelum sidang digelar.

“Sidang di MK itu memang harus memberitahukan para pihak, artinya tidak sekonyong-konyong undangan hari ini, kemudian sidang pada hari ini juga,” kata Fajar.

Lebih lanjut Fajar juga mengungkapkan bahwa seluruh pihak yang berperkara juga sudah mengirimkan surat konfirmasi bahwa seluruhnya akan hadir pada pembacaan putusan pada hari Kamis (27/6) esok hari.

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau kepada semua pihak untuk tetap tenang dalam menghadapi sidang pembacaan putusan MK terkait sengketa Pilpres 2019 yang akan dilakukan pada 27 Juni esok.

Zainut Tauhid Saadi selaku Wakil Ketua Umum MUI, dalam keterangannya, pihaknya juga meminta masyarakat turut menjaga kondusivitas dan tidak melakukan aksi kekerasan serta pelanggaran hukum dan norma – norma.

“Tetap mengedepankan sikap santun, damai, dan akhlakul karimah dalam menyampaikan tuntutan aspirasinya,” kata Zainut Tauhid dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/6/19) hari ini.

Zainut Tauhid mengaku sangat mengapresiasinya lantaran sidang tersebut berlangsung dengan lancar. T

“Proses penyelesaian sengketa melalui hukum juga memberikan  pembelajaran masyarakat untuk berdemokrasi secara sehat, dewasa, dan bermartabat,” sambungnya.

Dalam pengamatannya, MUI mencermati dengan saksama bahwa proses persidangan di MK berjalan dengan baik. Yaitu  lancar, tertib, dan menjujung tinggi prinsip keadilan, kejujuran, independensi, keterbukaan, dan profesional. Kondisi seperti inilah yang harus diciptakan.

Dengan sendirinya MUI mengimbau kepada semua pihak untuk memberikan kepercayaan kepada para hakim mahkamah. Mereka merasa yakin bahwa Hakim Mahkamah Konstitusi dalam  memutus perkara dengan seadil-adilnya, jujur, dan penuh tanggung jawab baik kepada bangsa, negara, maupun kepada Allah SWT.

“MUI mengimbau kepada semua pihak untuk bisa menerima keputusan majelis hakim dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, karena putusan MK bersifat final dan mengikat,” tambahnya.

Penulis : Sulis Sutrisna, S.Pd, SE, MM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here