Ada – Ada Saja! Wanita Pembawa Anjing ke Masjid

0
450
Foto : megapolitankompas.com

Jakarta, namalonews.com – Sebagaimana kita ketahui bahwa ada seorang wanita yang membawa anjing masuk ke  Masjid Al Munawaroh, Sentul Selatan, Bogor, Jawa Barat, Ahad (30/6). . Berkaitan dengan hal ini, Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengutuk keras peristiwa tersebut.

“Saya selaku ketua harian DMI mengutuk keras perbuatan itu apapun alasannya apapun backgroundnya apapun kondisinya yang bersangkutan,” kata Ketua Harian DMI, Komjen (Purn) Syafruddin di kantor DMI, Jakarta Selatan, Senin (1/7).

Kejadian ini  viral oleh seorang wanita paruh baya berinisial SM (52). Sementara itu, mantan Wakapolri ini meminta kepada Polri maupun MUI agar ditangani dengan baik. Sehingga tidak terjadi pemberitaan yang bias dan bisa membuat gaduh kehidupan masyarakat terutama kehidupan berbangsa dan keumatan.

“Tidak ada yang ditutupi semua dibuka ke publik dan media dibebaskan untuk mengakses prosesnya,” tekan Syafruddin.

Beliau menegaskan, jikalau tidak ditangani secara serius apalagi tidak adanya memandang pemberitaan yang clear soal perkembangan kasusnya, ditakutkan akan menganggu stabilitas kehidupan masyarakat. Sehingga bisa menjadi masalh yang lebih serius lagi.

“Saya sendiri sudah menghubungi Kapolres menanyakan kejadian sebenarnya dan menanyakan langkah yang diambil. Sampai saat ini SM sudah ditahan bersama suaminya namun demikian pemeriksaan belum dilanjutkan karena masih dalam kondisi labil sehingga sekarang dikonseling di RS Polri Kramat Jati silakan rekan media bisa memonitor memberitakan,” pungkas Syafruddin.

Sementara itu Polres Bogor telah memeriksa SM, perempuan yang membawa masuk anjing ke Masjid Jami Al-Munawaroh, kini ditetapkan sebagai tersangka.

“Berdasarkan alat bukti beberapa keterangan saksi sejumlah 5 (lima) dan persesuaiannya dan barang bukti berupa rekaman video serta pakaian dan sepatu yang digunakan SM masuk kedalam masjid, penyidik meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan dan menaikkan status SM menjadi tersangka,” kata Kasubbag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena dalam keterangannya, Selasa (2/7/2019) hari ini.

Lebih lanjut bahkan SM disangka dengan pasal penodaan agama. Dan mulai hari ini, Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan segera dikirimkan.

“Dengan pasal persangkaan pasal 156a terkait penodaan/penistaan agama. Untuk SPDP dikirimkan penyidik pagi ini,” sebut AKP Ita.

Namun demikian, sesuai hasil pemeriksaan kejiwaan oleh RS Polri, SM dinyatakan mengidap penyakit skizofrenia. Selain itu juga,  kondisi SM juga disebut masih agresif. Sehingga  engan demikian, SM masih dibantarkan di RS Polri.

Selain itu, terkait SM sebelumnya juga telah dipolisikan oleh Dewan Kerukunan Masjid (DKM) Masjid Al-Munawaroh atas kasus pencemaran nama baik  terkait ucapannya soal akan terjadi pernikahan di Masjid Al-Munawaroh, Sentul City.

Lebih jelasnya terkait hal tersebut tertuang dalam surat tanda bukti laporan (STBL) No. Pol: STBL/B/305/VII/2019/JBR/RES BGR tertanggal 1 Juli 2019. Tentang  perkara tindak pidana pencemaran nama baik sesuai dengan Pasal 310 KUHP.

“Hari ini saya melaporkan satu dugaan fitnah terhadap DKM Al-Muhawaroh Sentul City, yaitu pelaku kemarin mengatakan bahwa ada pernikahan atau akan terjadi pernikahan di Masjid Al-Munawaroh, Sentul City. Itu tidak benar dan sudah kami laporkan bahwa itu sebuah fitnah,” kata Ruslan A. Suhady, Sekretaris DKM Al-Munawaroh.

Penulis : Sulis Sutrisna, S.Pd., S.E., M.M

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here