Tingkatkan Ekspor Makanan dan Minuman ke Afrika Selatan, Indonesia Ikuti Africa Big 7

0
76
Foto : sustainabilityninja.com

Jakarta, namalonews.com – Guna meningkatkan kinerja ekspor makanan dan minuman Indonesia ke Afrika Selatan, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Johannesburg bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Pretoria mengikuti pameran makanan dan minuman di Afrika Selatan, Africa Big 7.

Duta Besar Indonesia untuk Afrika Selatan Salman Al Farisi mengatakan, pada acara ini, ada 13 perusahaan asal Indonesia berpartisipasi di Paviliun Indonesia.

“Kami bangga produk Indonesia seperti mie instan Indomie dan santan kemasan Kara telah masuk pasar Afrika Selatan. Karena di sini tidak mudah bagi sebuah produk untuk diterima dengan baik oleh masyarakat,” ujar Salman dalam siaran pers, Jumat (5/7/2019).

Perusahaan asal Indonesia yang berpartisipasi dalam acara tersebut yaitu PT Universal Indofood Product (UNIBIS), PT Mayora Indah, PT Golden Great Glorius, PT Stanli Trijaya Mandiri, PT Dua Kelinci, PT Indofood Sukses Makmur, PT Artaboga (Orang Tua Group), PT Indraco Group, PT Danora Agro Prima, PT Kobe Boga Utama, PT Mulia Boga Raya (Prochiz), Kara Coconut, serta PT Access Digital Frontier.

“Paviliun Indonesia cukup menarik perhatian pengunjung. Hal tersebut karena desain yang menarik dan posisinya yang strategis. Kami harap partisipasi Indonesia dalam pameran ini membuat masyarakat Afrika Selatan lebih mengenal Indonesia, khususnya produk makanan dan minuman,” ujar Kepala ITPC Johannesburg Anggun Paramita Mahdi.

Selain memperkenalkan dan menjaring distributor baru untuk produk- Indonesia, ITPC Johannesburg juga mempromosikan Trade Expo Indonesia ke-34.

“Apresiasi para pengunjung dipaviliun Indonesia sangat luar biasa. Mereka menyukai produk-produk yang ditampilkan. Semoga upaya kali ini akan semakin memperkuat posisi produk makanan dan minuman Indonesia di Afrika Selatan,” jelas Anggun.

Berdasarkan data South African Revenue Services (SARS), total nilai impor Afrika Selatan dari Indonesia untuk produk makanan dan minuman pada tahun 2018 mencapai sebesar US$ 19,5 juta.

Penulis : Muhammad Izzul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here