Gegara Sudi Temui Jokowi, Prabowo Ditinggal Pendukungnya?

0
302
Foto : acehkita.com

Jakarta, namalonews.com – Ismail Fahmi selaku Pendiri Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia, melakukan pemetaan atas peristiwa pertemuan Joko Widodo dan Prabowo Subianto di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) akhir pekan lalu.

Dari analisis pada pertemuan tersebut, Ismail Fahmi mencoba melihat, “Kalau dilihat tren sebelum dan sesudah hari pertemuan mereka, dari 12-14 Juli, tampak bahwa tren percakapan tentang kedua tokoh sebelumnya relatif rendah (12 Juli), dan naik pesat pada tanggal 13 Juli, setelah berita pertemuan kedua tokoh muncul di media dan media sosial. Tren masih agak tinggi pada hari berikutnya (14 Juli),” kata Ismail dalam akun resminya, dilihat Senin (15/7/19) hari kemarin.

Terkait pertemuan tersebut, fokus publik  pada Prabowo sebanyak 332 ribu mention (60%) dibandingkan Jokowi 249k mention (40%). “Ketika melihat peta SNA dari percakapan tentang ‘Prabowo’ pada hari pertemuan tersebut. tampak seperti ada cluster yang tertukar,” tambahnya.

Lebih lanjut Ismail Fahmi menerangkan,“Ada dua cluster besar, dari pendukung petahana dan dari pendukung oposisi. Biasanya, cluster pro oposisi menampilkan sentimen percakapan yang positif (hijau) tentang Prabowo, dan sebaliknya cluster pro petahana cenderung negatif (merah),” ucapnya.

Disinyalir dalam SNA kali ini, warnanya tertukar.Dan juga sentimennya terbalik. Cluster pro petahana sangat positif kepada Prabowo (hijau), sedangkan cluster pro oposisi menampilkan ekspresi sentimen negatif (merah).“Kedua cluster kini bertukar peran tekait percakapan tentang Prabowo,” ujarnya.

Sentimen pertama yakni Prabowo mulai ditinggalkan pendukungnya. Sentimen negatif dari cluster yang dulu mendukung Prabowo, banyak diwarnai oleh ekspresi kekecewaan.

Sehingga Ismail bisa menyimpulkan bahwa pertemuan Jokowi dan Prabowo merupakan momen yang sangat penting dalam rangkaian Pilpres 2019 ini.

Bagi kubu Jokowi,pertemuan ini menjadi legitimasi atas hasil Pilpres 2019. Dengan ucapan selamat dari Prabowo kepada Jokowi, berakhir sudah kontestasi, mulainya rekonsiliasi.

Sebaliknya  bagi kubu pro oposisi, pertemuan ini mengejutkan sekali dan tidak terduga.

“Ledekan dan cacian kepada mereka yang kecewa memang tak terhindarkan, seperti yang diperlihatkan oleh beberapa buzer. Hal ini memperlihatkan bahwa kubu-kubuan sepertinya belum akan hilang. Dan mungkin mustahil hilang,” kata Ismail.

Penulis & Editor: Sulis Sutrisna, S.Pd., S.E., M.M

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here