Semen China Dijual Murah, Semen Domestik Lungkrah?

0
197
Foto : jualo.com

Jakarta, namalonews.com – Sebagaimana kita ketahui,  Industri semen dalam negeri sedang dalam ancaman. Hal ini terjadi karena kelebihan pasokan di pasar. Akibatnya jelas mengalami kerugian.

Andre Rosiade sebagai anggota DPR terpilih, mengatakan  bahwa kondisi ini terjadi lantaran arus masuk semen asal Tiongkok yang begitu besar ke dalam negeri. Anehnya lagi semen-semen ini dijual di bawah harga pasaran.

“Kenapa itu bisa terjadi karena ada kebijakan predatory pricing, di mana investor semen Tiongkok yakni semen Conch dengan sengaja menjual semen di Indonesia dengan harga merugi,” kata Andre dalam keterangan tertulisnya (17/7/19), Rabu kemarin.

Dalam praktiknya, penjualan semen Conch,  berdampak langsung terhadap penjualan. Sebagai imbasnya produksi semen dalam negeri yang menurun drastis.

Harga semen tersebut dijual jauh lebih rendah dibanding semen lokal. Harga semen lokal rata-rata Rp 51 ribu. Sementara Conch dijual  di harga Rp 34 ribu.

Dengan fenomena ini mengakibatkan pabrik semen di Aceh, Semen Padang, Semen Baturaja, Semen Gresik, dan Semen Tonasa terpaksa menurunkan kapasitas produksinya.

“Karena semen mereka tidak laku karena kalah bersaing. Juga karena kebijakan semen Conch yang terindikasi menggunakan predatory pricing itu,” tegas politisi Gerindra tersebut.

Dengan adanya  kenyataan tersebut Andre mendesak Joko Widodo memanggil beberapa menteri terkait untuk melakukan langkah-langkah solutif.

“Apalagi asosiasi semen kita sudah berkirim surat kepada Menteri Perindustrian agar juga menghentikan dan moratorium pembangunan perusahaan semen baru dari investor luar, apalagi produksi semen kita sudah over supply,” tambah Andre.

Masuknya  semen dari prinsipal merek China tak hanya masuk ke pasar ritel offline seperti toko bangunan, tapi juga menyasar segmen toko online.

“Pasar semen lokal dalam kondisi sangat memprihatinkan atau terancam bangkrut. Kenapa itu bisa terjadi karena ada kebijakan predatory pricing, di mana investor semen China yakni semen CONCH dengan sengaja menjual semen di Indonesia dengan harga merugi,” tambah Andre.

Penulis & Editor: Sulis Sutrisna, S.Pd., S.E., M.M

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here