Mahasiswa ITS Selesaikan Skripsi Setebal 3.045 Halaman

0
66
Foto : ist

Jakarta, namalonews.com – Mahasiswa Instut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Fakultas Vokasi Muharom Gani Irwanda berhasil menulis skripsi setebal 3.045 halaman.

Skripsi tersebut berjudul “ Penjadwalan Waktu Pelaksanaan dan Rencana Anggaran Biaya Pelaksanaan Proyek Pembangunan Denver Apartemen, Komplek Citraland CBD-Kota Surabaya”. Tugas Akhir (TA) berfokus pada manajemen konstruksi.

Didalam skripsinya Gani membahas konstruksi sebuah bangunan. Mulai dari desain, tenaga kerja, bahan baku dan alat, waktu pengerjaan bangunan hingga berapa biaya yang dibutuhkan. Namun dalam konstruksi ini, Gani menekankan biaya pembangunan yang lebih terjangkau.

“Jadi kalau proyek biasanya kan misalnya Si A punya uang ingin membangun kos-kosan di sini. Maka dari itu saya menawari, saya bisa membangun kos-kosan di sini dengan waktu 5 bulan misalnya, dengan biaya Rp 500 juta,” kata Gani, Jumat (19/7/2019).

“Nah itu yang saya bahas di sini. Jadi perencanaan mulai dari kebutuhan biaya material kebutuhan tenaga kerja kebutuhan alat sampai kebutuhan sewa-sewa dan perizinan itu dibahas di sini,” imbuh Gani.

Gani menuturkan, proyek yang dirancangnya yakni sebuah apartemen di Citraland, Surabaya. Apartemen ini memiliki desain yang berbeda dengan yang lain.

Gani sebenarnya ingin menyelesaikan TA untuk gedung 37 lantai. Namum dosen pembimbingnya melarang karena akan memakan waktu cukup banya. Akhirnya gani menyelesaikan rancangan bangunan untuk 11 lantai. Ia melakukan 11 penghitungan volume, kapasitas produksi, tenaga kerja, jumlah alat, durasi hingga estimasi harga yang berbeda.

“Karena gedung ini tergolong gedung yang rumit, karena gedung ini benar-benar memperhatikan aspek keefektifan biaya. Maka dari itu dari ukuran dari balok dan sebagainya itu diukur dengan seoptimal mungkin. Dan pada setiap 3 lantai itu terjadi pergantian dimensi dan pergantian ukuran,” terangnya.

Gedung ini juga berbeda dengan gedung lainnya. Jika di gedung lain, satu desain bisa digunakan membangun satu gedung. Namun, gedung rancangan Gani berbeda desain tiap satu lantainya.

“Kalau yang lainnya itu kan satu desain bisa sampai untuk lantai atas. tapi karena ini desainnya berbagai macam desain jadi bisa jadi setebal ini,”tutup Gani sembari tersenyum.

Penulis : Thoriq Naghi Irawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here