Jokowi Bentuk Koopssus Gabungan 3 Matra TNI. Apa Tugasnya?

0
317
Foto : kitanesia

Jakarta, namalonews.com – Sebagaimana kita ketahui presiden terpilih dengan nomor urut 01 dalam pilpres 2019,  Joko Widodo membentuk Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI. Koopssus yang dibentuk ini dari gabungan 3 matra TNI, yakni  (angkatan darat, angkatan laut, dan angkatan udara).

Dalam Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2019 tentang susunan organisasi TNI yang diundangkan pada 8 Juli 2019, Koopssus TNI bertugas menyelenggarakan operasi khusus untuk menyelamatkan kepentingan nasional di dalam maupun luar wilayah Republik Indonesia.

“Komando Operasi Khusus Tentara Nasional Indonesia disebut Koopssus TNI bertugas menyelenggarakan operasi khusus dan kegiatan untuk mendukung pelaksanaan operasi khusus yang membutuhkan kecepatan dan keberhasilan tinggi guna menyelamatkan kepentingan nasional di dalam maupun di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam rangka mendukung tugas pokok TNI,” tulis Pasal 46B ayat (1) Perpres 42/2019.

Selanjutnya yang menjadi pertimbangan Jokowi terkait pembentukan Koopssus TNI dalam perpres adalah dalam rangka menghadapi ancaman yang memiliki eskalasi tinggi dan dapat membahayakan ideologi Negara, kedaulatan Negara, keutuhan wilayah NKRI, dan melindungi segenap bangsa Indonesia.

Koopssus TNI dipimpin oleh Dankoopssus dan dijabat pejabat tinggi bintang 2serta berkedudukan di bawah serta bertanggungjawab kepada Panglima TNI

“Koopssus TNI dipimpin oleh Komandan Koopssus TNI disebut Dankoopssus TNI yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Panglima TNI,dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dikoordinasikan oleh Kasum TNI. Dankoopssus TNI dibantu oleh Wakil Komandan Koopssus TNI disebut Wadankoopssus TNI,” bunyi Pasal 46B ayat (2) dan (3).

Koopssus TNI Sah Terbentuk, Beroperasi di Dalam dan Luar RI

Sebagaimna kita ketahui Presiden Joko Widodo resmi menandatangi Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 10 Tahun 2010 tentang Sususan Organisasi Tentara Nasional Indonesia.Peraturan presiden tersebut berlaku sejak 3 Juli 2019.

Di dalam peraturan tersebut,Koopssus TNI bertugas untuk menyelenggarakan operasi khusus dan memberikan dukungan dalam operasi khusus. “Guna menyelamatkan kepentingan nasional di dalam maupun di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam rangka mendukung tugas pokok TNI,” sepertisitus seskab.go.id, Kamis (18/7) kemarin lusa.

Kedudukan Dankoopssus TNI berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Panglima TNI. Dalam Perpres 42/2019 itu juga disebutkan soal Komando Operasi TNI. Susunannya terdiri dari Komando Pertahanan Udara Nasional; Komando Gabungan Wilayah Pertahanan; Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat; Komando Pasukan Khusus; Komando Daerah Militer; Komando Armada; Komando Lintas Laut Militer; dan Komando Operasional TNI Angkatan Udara.

Penulis & Editor: Sulis Sutrisna, S.Pd., S.E., M.M

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here