Soal ‘Ikan Asin’ Rey Utami-Benua, Siapa yang Salah?

0
247
Foto : indopolitika.com

Jakarta, namalonews.com – Kini pasangan YouTuber Rey Utami dan Pablo Benua menyampaikan permintaan maaf atas vlog ‘ikan asin’. Pernyataan atas permintaan maafnya itu disampaikan melalui secarik kertas.

Sementara itu, M Burhanuddin selaku pengacara Rey Utami-Benua, menerangkan bahwa kliennya menulis surat itu di dalam rumah tahanan Polda Metro Jaya. Penulisan surat tersebut dalam rangka   untuk meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.

“Iya itu ditulis di rutan suratnya. Mereka (Rey-Benua) berdua minta maaf itu,” kata pengacara Rey-Benua, M Burhanuddin, Selasa (23/7/2019) kemarin.

Pada surat tersebut ada dua lembar kertas yang ditulis tangan oleh Pablo pada tanggal 18 Juli 2019. “Kepada seluruh masyarakat Indonesia Khususnya para wanita di Indonesia, bahwa kejadian yang baru saja menghebohkan Indonesia ini bukanlah kemauan saya dan istri saya, Rey Utami,” tulis Rey dan Benua mengawali suratnya.

Lebih lanjut dalam surat itu keduanya menyalahkan manajemennya ReyBen Entertaiment atas vlog yang telah menyeretnya ke sel tahanan. Disinyalir  manajemen yang merencanakan hingga menyebar vlog tersebut. “Channel YouTube Rey Utamu & Benua bekerjasama dengan management ReyBen Entertaiment lah yang merencanakan, memproduksi dan menyebarkan video tersebut, sementara saya dan Rey hanya sebagai YouTuber atau host di dalam acara atau konten mulut sampah,” lanjutnya.

Akan tetapi kini keduanya tetap menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan. Tapi dalam surat itu mereka tidak menyinggung permintaan maaf kepada korban, Fairiz A Rafiq.

“Akan tetapi saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat di Indonesia, khususnya ibu-ibu dan para kaum wanita bilamana video wawancara tersebut telah membuat kegaduhan yang tak henti-hentinya. Dari kejadian tersebut membuat saya sadar dan memberikan saya pelajaran yang besar untuk tidak mudah percaya terhadap orang lain dan di kemudian hari saya bisa lebih berhati-hati dalam bekerja sama dengan orang lain,” tambahnya.

Penulis & Editor: Sulis Sutrisna, S.Pd., S.E., M.M

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here