Pemilihan Wagub DKI Pengganti Ditunda Terus Ternyata Terhalang Hal Ini

0
67
Foto : ist

Jakarta, namalonews.com – Hingga detik ini posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta belum juga terisi. Anies Baswesdan masih sendirian dalam bekerja mengerjakan tugas-tugasnya.

Menurut Wakil Ketua Panita Khusus (Pansus) Wakil Gubernur DKI Jakarta di DPRD DKI, Bestari Barus, salah satu alasan molornya Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) adalah karena pansus masih mengkaji surat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri mengenai pemilihan wagub ibu kota tersebut.

Katanya, di dalam surat tersebut terdapat tambahan kata-kata yang dinilainya sebagai intervensi yang tidak memiliki dasar hukum. Sehingga Hal itu menimbulkan permasalahan baru yang tak kunjung tuntas untuk dibahas.

“Masih ada pembahasan di internal pimpinan terkait surat Kemendagri, Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen OTDA), yang salah satu poinnya mengangkat tentang kewajiban anggota DPRD untuk melakukan pemilihan,” kata Bestari di Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Bestari mengatakan, landasan Rapimgab dalam mengambil keputusan nantinya harus berdasarkan undang-undang yang berlaku, karena terdapat berbagai kemungkinan keputusan yang dapat terjadi. Namun, menurut dia, Ditjen OTDA memberikan batasan opsi-opsi tersebut.

“Putusan ini bisa bermacam-macam. Seperti pemilihan ulang bila tidak kuorum. Bisa juga mengembalikan (cawagub) kepada parpol melalui gubernur, bahwa kandidat yang dikirimkan tidak dapat dipilih dan diharapkan untuk memberikan lagi calon yang lebih tinggi grade-nya demi Jakarta yang lebih baik,” tegas Bestari.

Penulis : Gus Anto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here