Cinta Laura Resmi Dinobatkan Jadi Duta Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

0
121
Foto : Liputan6.com/Herman Zakaharia

akarta, namalonews.com – Aktris dan Penyanyi Cinta Laura Kiehl dinobatkan menjadi Duta Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.

Sekretaris Kementerian PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu yang menyematkan selempang duta kepada Cinta Laura. Penyematan tersebut berlangsung di Kementrian PPPA di kawasan Gambir, Jakarta Pusat pada Senin (29/7/2019).

“Kami menilai bahwa Cinta Laura berhasil survive dan nantinya kita harapkan Cinta Laura juga mendorong atau mensosialisasikan agar anak-anak muda terinspirasi. Terutama karena kekerasan terhadap anak-anak cukup tinggi yaitu 66 persen dari seluruh total jumlah anak itu mengalami kekerasan,” ujar Pribudiarta.

Foto : Liputan6.com/Herman Zakaharia

Pribudiarta mengatakan kekerasan terhadap perempuan dan anak bisa terjadi di mana saja, tanpa memandang status dan golongan. Karena itu, dia meminta setiap orang saling menjaga satu sama lain.

“Orang boleh mendapat pendidikan tinggi, mendapat kesehatan yang terbaik, punya pekerjaan yang hebat, tapi kalau dia mengalami kekerasan, maka kualitas hidupnya bisa dipastikan tidak akan baik,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Cinta Laura mengaku sangat bersyukur atas penobatan sebagai duta anti kekerasan tersebut.

“Saya merasa sangat terhormat dan bersyukur karena pada hari ini telah dinobatkan secara resmi menjadi Duta Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. Saya berjanji akan dengan sepenuh hati membantu Kementerian PPPA untuk menyukseskan seluruh program-programnya, terutama yang berhubungan dengan kesejahteraan perempuan dan anak,” ujar Cinta Laura.

Cinta juga mengingatkan masyarakat untuk lebih dekat dengan keluarga masing-masing, sebab mereka yang akan menjadi tempat mengadu dan bercerita. Selain itu, ia mengingatkan para perempuan dan anak agar tidak pernah merasa bersalah jika menjadi korban kekerasan.

“Perempuan dan anak jangan pernah merasa bersalah saat menjadi korban kekerasan, apa pun bentuknya. Kejadian buruk yang menimpa kita bukan karena kesalahan kita, entah itu karena cara berbusana, berteman, dalam pekerjaan, dan sebagainya. Pelakulah yang punya masalah, dan kebetulan kita menjadi korbannya,” jelas Cinta.

“Semoga saya bisa jadi duta yang baik serta berguna bagi kemajuan dan kesejahteraan perempuan dan anak juga bagi Indonesia. Stop kekerasan terhadap perempuan dan anak, mari bersama lindungi perempuan dan anak Indonesia,” sambung Cinta.

Penulis : Muhammad Izzul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here