Kemarau Panjang, Jawa Barat Siaga Darurat Kekeringan

0
125
Foto : Akurat.co

Jakarta, namalonews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat menetapkan 20 Kabupaten Kota berada dalam kondisi kekeringan akibat musim kemarau yang panjang.

Kekeringan yang melanda Jawa Barat ini mengakibatkan 166.957 Kepala Keluarga (KK) mengalami kesulitan mendapatkan air bersih dan sebanyak 20.621 hektare lahan pertanian gagal panen.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menilai kondisi kekeringan yang melanda akibat musim kemarau dipastikan sudah masuk kategori siaga meskipun belum ditetapkan secara resmi.

” Saya belum ada laporan. Tanpa status kita juga sudah siaga,” kata Kamil pada wartawan, Selasa (6/8/2019).

Tercatat sebanyak 20 kabupaten kota, lanjut Kamil, menjadi terdampak akibat kekeringan. Kondisi paling parah berada di wilayah Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur dan Indramayu.

Ridwan mengaku, pihaknya terus memantau kondisi kekeringan di setiap daerah sejak dimulainya musim kemarau. Sejumlah langkah jangka pendek,  menengah dan jangka panjang telah ditempuh dan disiapkan.

Kamil mengatakan, penanganan terdekat saat ini yaitu memastikan air bersih dari masing-masing perusahaan air daerah diterima warga.

“Khusus untuk air bersih, PDAM-PDAM se-Jawa Barat sudah diinstruksikan untuk pro aktif truk-truk airnya mendatangi masyarakat,” katanya.

“Kami juga sudah kordinasi sama PUPR untuk percepatan proyek skala jangka menengah yaitu pembangunan waduk-waduk.

Kamil juga menyebut langkah panjang mengatasi kerisis kemarau panjang ini adalah pihaknya kini sudah mengadakan rapat dengan para bupati untuk penggiliran pengairan.

Penulis : Gus Anto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here