Siswi SMK di Bekasi Trauma Akibat Dibully Senior

0
44
Foto : (Fuad Hashim/detikcom)

Jakarta, namalonews.com – Seorang siswi SMK di Bekasi Timur  menjadi korban persekusi senior dan alumni sekolah. Akibatnya siswi berinisial GT(16) itu mengalami trauma berat dan tidak mau bersekolah lagi.

Ayah GT(16), Ali Sadikin mengungkan telah melaporkan peristiwa yang menimpa anaknya pada 14 Agustus lalu ke Polres Metro Bekasi Kota. Terduga berinisial A, P dan D. Ayah GT berharap polisi segera menindak para terduga pelaku supaya tidak ada korban.

“Setelah tahu (kekerasan terhadap anaknya), saya langsung lapor polisi,” ungkap Ali di rumahnya, Bekasi Utara, Rabu (21/8/2019).

Polisi sedang menyelidiki kasus siswi SMK di Bekasi berinisial G (16) yang mengalami perundungan oleh 3 seniornya. Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto telah menugasi anggotanya untuk meminta keterangan korban.

“Ini anak-anak PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) polwan kami melakukan pemeriksaan di rumah yang bersangkutan, berangkat ke sana nanya-nanya detail (kejadian)” ujar Indarto saat dihubungi, Kamis (22/8/2019).

“Setelah itu kita akan mendiskusikan atau gelar perkara kecil, apakah ini masuk dalam kategori pidana, pidana umum atau pidana anak,” lanjutnya

Jika sudah ditetapkan dan memenuhi unsur pidana, lanjut Indarto, Pihaknya baru akan meminta keterangan pelaku. Polisi juga akan mempertimbangkan apakah pelaku masih tergolong anak atau dewasa.

GT diduga dipersekusi oleh 3 orang seniornya–yang juga perempuan. Diduga, bullying terjadi karena pelaku cemburu kepada korban. Akibatnya, korban mengalami kekerasan seperti dijambak, dicekik, dan ditampar.

Atas kejadian ini orang tua korban melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Bekasi dengan nomor laporan LP/1983/K/VII/2019/SPKT/Restro Bekasi Kota pada Selasa (20/8/2019). Mereka membawa barang bukti berupa video pengeroyokan anaknya.

Penulis : Murdian Cahyono

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here