Taksi Online Akan Diberi Tanda Khusus Agar Bebas Ganjil-genap

0
179
Foto : net

Jakarta, namalonews.com – Perluasan ganjil-genap di Jakarta membuat para supir taksi online merasa terancam tidak bebas beroperasi. Oleh Sebab itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana untuk memberikan tanda khusus pada taksi online.

Anies berencana akan memberi pengecualian kepada taksi online dalam penerapan kebijakan ganjil-genap.

“Saat ini Dinas Perhubungan dengan Grab sedang membicarakan tentang penandaan supaya kendaraan yang bekerja sebagai angkutan nanti memiliki tanda, saat ini (taksi online) belum ada tanda,” ungkap Anies di Lapangan IRTI Monas, Senin (12/8/2019).

Selain itu, Kemenhub Budi Setiyadi juga menjelaskan pembicaraan dengan beberapa pihak sudah dilakukan, dan nantinya penandaan akan dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Kemarin terakhir sudah bertemu dengan Dinas Perhubungan (Dishub), mereka juga tidak bisa berikan atau membuat tanda bagi taksi online karena secaran undang-undang bertentangan, jadi nanti itu dari polisi, saya sudah bicara juga dengan Kakorlantas,” kata Budi kepada Kompas.com di sela-sela uji coba bus listrik MAB di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Budi mengatakan semua proses diserahkan ke kepolisian mulai dari model penandaannya sampai soal urusan teknis lainnya bagaimana.

“Bentuk stiker atau apa, kami juga belum tahu. Pastinya kemarin saya pesan agar yang tak mudah dipalsukan. Kami harapkan sih selesai lebih cepat, karenakan nanti ada pengecekan lagi sementara waktu juga makin menipis,” jelas Budi.

Penerapan perluasan wilayah ganjil genap akan dimulai pada 9 September 2019. Salah satu ruas baru yang akan diterapkan sistem ganjil genap, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (14/8/2019).

Penulis : Murdian Cahyono

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here