Gegara Demo, Harga Bensin di Papua Mencapai Rp50.000

0
702
Foto : indopolitika.com

Jakarta, namalonews.com – Bahan bakar minyak (BBM) menjadi barang langka di Kota Jayapura, Papua. Gegara pascademo penolakan rasisme yang berujung anarkistis, Kamis (29/8/2019), harga BBM mengalami kenaikkan hingga Rp50.000.

Sementara itu, seperti dikutip Beritasatu, Jumat (30/8/2019), Unit Manager Communication, Relations and CSR Marketing Operation Region (MOR) VIII PT Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho mengakui distribusi BBM di Kota Jayapura dan sekitarnya sedang dihentikan sementara waktu mengingat kondisi di Ibu Kota Provinsi Papua itu kurang kondusif.

“Situasinya kurang kondusif, makanya kami hentikan sementara waktu penyaluran dari terminal BBM, hingga situasi kembali normal,” katanya.

Brasto mengaku khawatir jika penyaluran BBM dipaksakan karena bisa berimbas pada faktor keselamatan para sopir kendaraan penyalur dan tangki BBM serta SPBU-nya.

Katanya, jika situasi sudah kembali kondusif, penyaluran BBM segara dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat agar bisa segera teratasi.

“Kami menunggu informasi dari aparat keamanan terkait situasi dan kondisinya untuk penyaluran BBM. Sementara ini, hanya SPBU di Sentani dekat hotel Sentani Inn yang buka, kalau di Kota Jayapura semuanya diinfokan tutup,” pungkasnya.

Penulis : Gus Anto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here