Iuran BPJS Meningkat Mulai 1 September

0
111
Iuran BPJS Meningkat Mulai 1 September
Foto : IST

Jakarta namalonews.com – Peraturan Presiden (Perpres) mengenai kenaikan iuran BPJS Kesehatan akan berlaku pada 1 September 2019 mendatang.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengungkapkan, rancangan Perpres tersebut saat ini belum diterimanya. Jika sudah, dirinya akan langsung meneken usulan regulasi tersebut.

“Segera, begitu ada di meja saja segera ditandatangan,” ungkap dia saat melakukan rapat dengan Badan Anggaran DPR RI di Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Namun, ia yakin bahwa Perpres kenaikan iuran BPJS tersebut telah berlaku pada 1 September nanti. “Sudah, sudah bisa berlaku,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyarankan iuran BPJS Kesehatan naik serentak pada 2020. Tidak tanggung-tanggung, kenaikan itu nantinya mencapai 2 kali lipat.

Namun, masyarakat tak mampu yang menyandang status sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) tidak akan kesulitan dengan adanya kenaikan iuran BPJS Kesehatan ini

“Namun yang saya bisa pastikan untuk PBI, itu tetap ditanggung oleh negara sehingga masyarakat yang kemudian terdaftar dalam PBI tidak akan kesulitan,” ungkap Puan Maharani.

Puan berharap, adanya kenaikan iuran ini bisa membantu pihak BPJS Kesehatan untuk menekan defisit keuangan, sehingga nantinya bisa beroperasi mandiri tanpa disokong oleh pemerintah.

Kementerian Keuangan menyarankan iuran BPJS Kesehatan naik serentak pada 2020. Rincian usulan kenaikan adalah kelas III dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000, kelas II dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000, lalu kelas I dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000.

Sri Mulyani mengatakan, kenaikan iuran tersebut akan membantu keuangan BPJS Kesehatan yang terus mengalami defisit sejak 2014. Dengan iuran baru, maka BPJS Kesehatan akan mendapat surplus sebesar Rp 11,59 triliun di 2021.

Penulis : Murdian Cahyono

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here