Dipaksa Mengemis, Bocah di Aceh Kakinya Dirantai Jika Tak Bawa Uang

0
688
Foto : ist

Jakarta, namalonews.com – Kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur terjadi di Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh. Sepasang suami-istri tega menyuruh anaknya mengemis. Bahkan kaki anaknya itu dirantai jika tidak membawa uang hasil mengemis.

Foto-foto pasangan suami istri (pasutri) dan korban beredar di medsos dan mendapatkan banyak kecaman dari netizen atas kekejaman tersebut. Dari foto yang beredar, terdapat watermark Babinsa Koramil 16/BDS.

“Benar. Telah terjadi kekerasan terhadap anak di bawah umur oleh pasangan suami istri di Desa Tumpok Tengoh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe,” jelas Dandim 0103 Aceh Utara, Letkol Inf Agung Sukoco, Kamis (19/9/2019).

Agung menambahkan, Serda Maulana Ishak salah satu anggota Babinsa Koramil 16 Banda Sakti mendapat informasi dari masyarakat adanya penganiayaan terhadap anak berinisial MS (9) yang diduga dilakukan oleh orang tuanya MI (39) dan UG (38). Mendengar ada anak dirantai dia langsung menuju ke TKP untuk memastikan.

Menurut kerterangan warga, MI merupakan ayah tiri korban. Sementara UG adalah ibu kandungnya sendiri. Mereka menyuruh anaknya untuk mengemis, apabila tidak membawa uang kakinya dirantai di dalam rumah dan juga dipukul.

Kedua orang tuanya dibawa dan diserahkan ke Polres Lhoksumawe untuk pemeriksaan lebih lanjut setelah berhasil menyelamatkan anak tersebut.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim, AKP Indra T Herlambang, membenarkan sedang menangani kasus dugaan KDRT tersebut.

Penulis : Murdian Cahyono

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here